Virus Corona Jabodetabek

Anies Baswedan : Penambahan Kasus Virus Corona Jakarta Mulai Melandai

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa kasus virus corona atau Covid-19 di Jakarta mulai melandai alias menurun.

Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa kasus virus corona atau Covid-19 di Jakarta mulai melandai alias menurun.

Menurut dia, kasus virus corona menurun seiring  berkurangnya mobilitas warga saat dilakukan pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II berlaku 14-27 September 2020.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebuadyaan RI ini mengatakan, pada 12 hari pertama September, pertambahan kasus aktif sebanyak 49 persen atau 3.864 kasus.

Kemudian pada periode PSBB jilid II, yakni 12 hari berikutnya, penambahan jumlah kasus aktif masih terjadi, namun berkurang menjadi 12 persen atau 1.453 kasus.

“Pelandaian grafik kasus aktif bukanlah tujuan akhir. Kita masih harus terus bekerja bersama untuk memutus mata rantai penularan,” kata Anies Baswedan.

Gubernur Anies Sebut Menko Marives Luhut Panjaitan Setuju PSBB Ketat di DKI Diperpanjang 14 Hari

Ini Empat Keputusan Anies soal Perpanjangan PSBB Jilid II selama Dua Pekan

Perkataan Anies Baswedan itu seperti dikutip dari siaran pers dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) DKI Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Menurutnya, pemerintah daerah terus meningkatkan upaya 3T yaitu testing (pengetesan), tracing (pelacakan) dan treatment (perawatan).

Sedangkan masyarakat terus menggiatkan upaya 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sesering mungkin.

Sebelumnya, jumlah kasus positif virus corona bertambah karena dilakukan peningkatan jumlah tes. Meski begitu, jumlah kasus sembuh virus corona juga meningkat pesat.

“Jumlah kasus aktif masih bertambah dan perlu menjadi perhatian terutama terkait kapasitas fasilitas kesehatan," katanya.

Ibu Kota Masih Beresiko Tinggi Terpapar Covid-19, Anies Kembali Perpanjang PSBB Total Jilid II

BREAKING NEWS: Gubernur Anies Kembali Perpanjang PSBB Jilid II selama Dua Pekan

Anies Baswedan mengatakan, perlu menjadi perhatian khusus angka kematian yang masih terus meningka 2,5 persen.

Dia menjelaskan, melandainya pertambahan kasus harian sejak pengetatan PSBB tampak pada grafik kasus onset (disesuaikan dengan tanggal penularan) dan nilai reproduksi virus atau RT

Pada awal September 2020, nilai RT Jakarta adalah 1,14 dan saat ini berkurang menjadi 1,10.

Artinya, 100 orang berpotensi menularkan virus kepada 110 orang lainnya. Oleh karena itu,  penularan harus terus ditekan hingga nilai RT di bawah 1,00.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved