Selasa, 7 April 2026

Berita Video

VIDEO: Chintami Atmanegara Bantah Teman Putranya Jadi Karyawan

Chintami menegaskan bahwa Deanni Ivanda bukan lah karyawan resmi di rumahnya. Melainkan hanyalah orang asing yang ia tampung untuk tinggal di rumahnya

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Chintami Atmanegara dan Dio Alif Utama, anaknya, memberikan keterangan terkait dugaan melakukan penganiayaan terhadap Dianni Ivanda di rumahnya, kawasan Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2020). 

WARTA KOTA, JAKARTA - Penyanyi dan bintang sinetron Chintami Atmanegara (58) angkat bicara soal kejadian yang sebenar-benarnya, atas kasus dugaan penganiayaan terhadap Deanni Ivanda.

Chimtami Atmanegara membantah semua keterangan yang diutarakan Deanni Ivanda, terkait kasus dugaan penganiayaan yang terjadi pada 31 Juli 2020, di kediaman Chintami.

Chintami menegaskan bahwa Deanni Ivanda bukan lah karyawan resmi di rumahnya. Melainkan hanyalah orang asing yang ia tampung untuk tinggal di rumahnya.

"Bukan pekerja karyawan saya. Tapi dia (Deanni Ivanda) saya pekerjakan menjadi admin dua kali saja, untuk mengurusi usaha saya," kata Chintami Atmanegara dalam jumpa pers yang dilakukan di kediamannya, di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2020).

Chintami menceritakan kalau Deanni adalah teman dari putranya, Dio Alif Utama. Deanni diajak tinggal dikediaman Chintami, karena tidak bisa bayar kos-kosan.

Karena hatinya tersentuh sebagai perempuan, wanita kelahiran Bonn, Jerman, 14 Juni 1962 itu menerima kehadiran Deanni tinggal di kediamannya.

"Kemudian dia (Deanni) saya ajak kerja sama saya menjadi admin. Karena kasihan dia tidak punya pekerjaan, dan keluar malam pulang pagi," ucapnya.

"Kemudian saya ajak dia jadi admin saya kerja dari Jumat, Sabtu, Minggu, Senin saja," tambahnya.

Akan tetapi, diakui Chintami kalau Deanni terlihat sangat kaku dan pendiam. Ia tidak melakukan sesuatu jika tidak disuruh dan irit bicara selama tinggal empat bulan di rumahnya.

"Selama kerja dua kali sama saya dan tinggal sama saya, dia (Deanni) selalu keluar malam dan pulang pagi. Lalu, saat kerja sama saya pun tidak bisa bangun pagi. Padahal admin kerja mulai jam 8 pagi, sampai bebas sesuka hati dia," jelasnya.

Menurut Chintami, ia tak pernah memaksakan Deanni kerja selalu didepan laptop atau handphone. Sebab, kerja menjadi admin sangat santai.

"Karena cuma balas komen dan pesenan customer. Bisa sambil makan dan tiduran juga," ungkapnya.

Kemudian, lanjut Chintami Atmanegara, ia merasa sangat risih dengan keberadaan Deanni Ivanda dan mengadukannya kepada sang anak, Dio Alif Utama.

"Kemudian pada 31 Juli 2020 saya bilang ke Alif, saya risih dengan keberadaannya dan meminta dia (Deanni) keluar rumah. Karena bangun siang, keluar malam dan pulang pagi," ujar Chintami Atmanegara. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved