Breaking News:

Setiap Tahun Ada 400 Ribu Perceraian di Indonesia, Tugas Penghulu Bakal Bertambah

Menurut Kamaruddin, satu dari lima orang mengalami perceraian dalam setahun.

Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengatakan, tingginya angka perceraian di Indonesia masuk tahap memprihatinkan.

Kamaruddin mengatakan, dalam setahun perceraian di Indonesia mencapai 400 ribu.

"Angka perceraian di Indonesia ternyata cukup memprihatinkan."

SUSUNAN Pengurus Partai Gerindra 2020-2025: Fadli Zon Bertahan, Arief Poyuono Tersingkir

"Dari 2 juta lebih peristiwa nikah di Indonesia, ternyata yang bercerai itu sekitar 400 ribuan setiap tahun," ungkap Kamaruddin di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (21/9/2020).

Menurut Kamaruddin, satu dari lima orang mengalami perceraian dalam setahun.

Kamaruddin menilai tingginya angka perceraian merupakan problem sosial yang besar.

Mendagri Tak Setuju Ada Konser di Pilkada Serentak 2020, Kampanye Virtual Jadi Peluang untuk EO

Kamaruddin menilai terdapat sejumlah dampak yang ditimbulkan akibat dari perceraian ini.

Pihak yang paling terdampak, menurut Kamaruddin, adalah perempuan dan anak-anak.

"Perceraian akan meningkatkan angka kemiskinan baru, akan melahirkan persoalan-persoalan sosial baru."

BREAKING NEWS: 352 Karyawan PT Epson Bekasi Positif Covid-19, Operasional Pabrik Ditutup

"Akan membuat sejumlah masalah sosial," tutur Kamaruddin.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved