Breaking News:

Pendidikan

Agar Kuota Belajar Tak Mubazir, KPAI Minta Kemdikbud Tambahkan Kuota Umum untuk PJJ

Kuota umum 5 GB kemungkinan tak cukup mengingat selama ini penggunaan platform belajar lebih rendah dibandingkan WA, download video, searching google.

Dok. Humas Kemendikbud
komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti memberikan paparan saat membuka kegiatan Antisipasi Tindak Kekerasan Peserta Didik Jenjang SMP Angkatan III di Jakarta, Selasa (15/9/2020). 

"Pembagian kartu bisa disalurkan ke sekolah, untuk pengambilannya dapat diwakili oleh orangtua siswa, dan digilir waktunya per hari agar tidak menimbulkan kerumunan dan semuanya dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan” katanya.

Mengingat selama PJJ fase pertama maupun PJJ fase kedua, para siswa lebih banyak memerlukan kuota umum dibandingkan kuota belajar.

Karena selama PJJ penggunaan aplikasi WhatsApp, download video, searching google, dan media sosial yang masuknya kuota umum lebih dominan dibandingkan kuota belajar.

Update Banjir Jakarta: 30 Jalan Umum di Jakarta Barat Terendam Banjir, Ini Daftar Lengkapnya

"Maka KPAI minta Kemdikbud menambahkan kuota umum dan mengurangi kuota belajar. Hal ini untuk lebih memaksimalkan penggunaan bantuan kuota internet bagi pelaksanaan PJJ dan akan sangat membantu para siswa dan orangtua dalam PJJ secara daring," kata Retno. (bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved