Breaking News:

Pilkada

Sikap Pemerintah Soal Tuntutan Penundaan Pilkada Serentak Diputuskan Minggu Ini

Pemerintah masih membahasnya bersama sejumlah lembaga menimbang banyak masukan, termasuk dengan konsekuensi yang diakibatkan nantinya

Editor: Bambang Putranto
ISTIMEWA
Pilkada Serentak 2020 

Wartakotalive.com, Jakarta - Pemerintah tengah menimbang usulan dari sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) di antaranya Nahdatlul Ulama (NU) dan Muhammadiyah yang meminta pemerintah untuk menunda pelaksanaan Pilkada 2020.

Alasan penundaan tersebut karena pandemi Covid-19 belum bisa dikendalikan.

Menanggapi hal tersebut Tenaga Ahli Utama Kedeputian Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian mengatakan pemerintah akan mempertimbangkan masukan tersebut.

"Setiap masukan pasti akan dipertimbangkan termasuk dari kedua Ormas tersebut," kata Donny kepada Tribun, Senin malam (21/9/2020).

Menurut dia pemerintah menempatkan keselamatan warganya sebagai prioritas.

Karena itu masukan apapun yang menyangkut warga atau masyarakat pasti akan diperhatikan.

"Masukan tersebut akan dipertimbangkan, digodok, dicari yang terbaik untuk masyarakat," katanya.

Hingga kini menurut Doni pemerintah belum memutuskan apakah akan tetap melanjutkan pelaksanaan Pilkada atau menundanya, termasuk opsi penerbitan Perppu Pilkada yang santer diberitakan.

Pemerintah masih membahasnya bersama sejumlah lembaga menimbang banyak masukan, termasuk dengan konsekuensi yang diakibatkan nantinya.

Kerumunan di luar tenda acara Kampanye Protokol Kesehatan Jelang Pilkada Serentak 2020 di Mapolda Metro Jaya, Kamis (10/9/2020).
Ilustrasi - Kerumunan di luar tenda acara Kampanye Protokol Kesehatan Jelang Pilkada Serentak 2020 di Mapolda Metro Jaya, Kamis (10/9/2020). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Hanya saja menurutnya Penyelenggara Pemilu memiliki banyak opsi apabila Pandemi Covid-19 semakin meluas sehingga tidak memungkinkan untuk digelarnya Pilkada Desember mendatang.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved