Breaking News:

PSBB Jakarta

Puluhan Angkutan Umum Didenda 50 Juta di Tanah Abang, Ini Dampak Jika Denda Tak Dibayar Lewat 7 Hari

Puluhan angkutan umum didenda 50 juta di Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (21/9/2020).

Penulis: Desy Selviany | Editor: Panji Baskhara
HO/Wartakotalive.com/Kompas.com
Ilustrasi - pembatasan sosial berskala besar (PSBB) DKI Jakarta 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Puluhan angkutan umum didenda 50 juta di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2020).

Diketahui, puluhan angkutan umum didenda Rp 50 juta dikarenakan terjaring operasi yustisi protokol kesehatan.

Puluhan angkutan umum tersebut terbukti melanggar ketentuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat angkut penumpang melebihi kapasitas.

Kegiatan operasi yustisi PSBB Jakarta tersebut dilaksanakan para petugas kepolisian, Dishub, hingga Satpol PP.

26 Angkot Terjaring Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di Tanah Abang, Langsung Didenda Rp 50 Juta

Pergub PSBB Jakarta Bakal Jadi Perda, Pembahasannya Baru 10 Persen

1.034 Pengemudi Ojol Langgar PSBB Selama Sepekan, Dishub DKI Kantongi Uang Denda Rp 22.725.000

Kegiatan ini dijelaskan langsung Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Ia mengatakan dalam setengah jam razia saja pihaknya memberhentikan 24 angkutan umum dan dua bajaj.

Ke-26 kendaraan itu diberhentikan lantaran mengangkut penumpang lebih dari kapasitas ketentuan PSBB.

"Seperti diketahui kapasitas penumpang tidak boleh lebih dari 50 persen"

"Sementara kami pantau ada 24 angkutan umum dan dua bajaj lebihi kapasitas PSBB," kata Sambodo dihubungi Senin (21/9/2020).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved