Jumat, 24 April 2026

Sport

Kelebihan dan Kekurangan Pemain Timnas U19 saat Imbangi Qatar 1-1

Timnas Indonesia U19 bermain imbang 1-1 saat berhadapan dengan Qatar di pertandingan uji coba di Kroasia.

Penulis: Wahyu Septiana |
Istimewa/PSSI
Aksi penyerang Timnas Indonesia U19, Saddam Emiruddin Gaffar berusaha mengamankan bola dari pemain Qatar, Minggu (20/9/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Timnas Indonesia  U19 bermain imbang 1-1 saat berhadapan dengan Qatar di pertandingan uji coba di Kroasia.

Laga uji coba kedua tim tersebut berlangsung di Stadium Velika Gorica, Zagreb, Minggu (20/9/2020) malam.

Pemain Timnas U19 unggul lebih dulu dari Qatar melalui aksi penyerang Saddam Emiruddin di menit ke-62.

Menjelang akhir pertandingan, Qatar menyamakan kedudukan melalui sepakan penalti Osamah Abdulkarim Altairi menit ke-88.

Timnas U-19 Indonesia Ditahan Imbang oleh Qatar 1-1 di Laga Uji Coba Kedua, Kebobolan di Menit Akhir

PSSI Diminta Hentikan Naturalisasi, Pemain Keturunan Tak Masalah Gabung Timnas Indonesia

Hasil imbang yang diperoleh Timnas U-19 di laga tersebut sangat disayangkan oleh manajer pelatih Shin Tae Yong.

Menurut Shin Tae Yong, sepanjang pertandingan tersebut Timnas U19 mampu menampilkan permainan bagus.

Namun, menjelang akhir pertandingan para pemain kehilangan fokus sehingga gol balasan dari Qatar tercipta.

Shin Tae Yong menilai, Timnas U19 menunjukkan perkembangan bagus dari sisi permainan.

Hal itu terlihat dari pemahaman baik dari para pemain Timnas U19 yang bisa menjalankan setiap instruksi tim pelatih.

Strategi Shin Tae Yong Menyingkirkan 2 Kelemahan Timnas U19 saat Melawan Kroasia

Uji Coba Kedua Lawan Qatar U19, Shin Tae Yong Soroti 3 Kelemahan Timnas U19

Selain itu, pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu melihat kondisi stamina para pemain terus menunjukkan peningkatan pesat.

"Sayang kami harus kebobolan di menit terakhir. Tetapi secara keseluruhan permainan kita membaik, stamina pemain juga semakin ciamik," kata Shin Tae-yong, Senin (21/9/2020).

Kendati demikian, terdapat beberapa kekurangan dari penampilan Beckham Putra Nugraha dan kawan-kawan di lapangan.

Pelatih berusia 51 tahun itu menilai, kekuatan para pemainnya masih kurang dan perlu ditingkatkan lagi.

Kalahkan Qatar 2-1, Ketua Umum PSSI Punya Andil Besar Atas Kemenangan Timnas Indonesia U19

Pengamat Sepak Bola Weshley Hutagalung Minta Publik Tak Menilai Terlalu Dini Timnas U-19

Kekurangan tersebut menjadi catatan tim pelatih untuk membenahi agar semuanya bisa semakin baik kedepannya.

"Namun power pemain akan kita poles dan perbaiki lagi," tutur mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut.

Di laga selanjutnya, Timnas U19 masih akan ditantang Bosnia-Herzegovina pada 25 September 2020 dan Dinamo Zagreb pada 28 September 2020.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved