Virus Corona Jabodetabek

Antispasi Penularan Covid-19, Kemendag Sediakan Bilik Disinfektan di Tiga Pasar Tradisional di Depok

Pihak Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menyediakan bilik disinfektan di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Panji Baskhara
Istimewa
Seorang petugas mengarahkan pengunjung pasar tradisional di Depok menuju bilik disinfektan, yang disediakan pihak Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Pihak Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI menyediakan bilik disinfektan di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

Diketahui, penyediaan bilik disinfektan tersebut guna mengantisipasi penyebaran penularan virus corona di area publik.

Fasilitas penunjang yakni bilik disinfektan untuk Pemerintah Kota Depok yang ditujukan untuk publik itu, disebar di tiga pasar tradisional di Depok, Jawa Barat.

Tiga pasar tradisional di Depok tersebut antara lain di Pasar Cisalak, di Pasar Sukatani dan di Pasar Agung di Kota Depok.

VIDEO: Kantor Walikota Jakarta Barat Ditutup dan Disemprot Disinfektan

Ditutup Sementara, Kantor Wali Kota Jakarta Barat Disemprot 1.500 Liter Cairan Disinfektan

VIDEO: Puluhan Petugas Semprot Gedung Blok G Balai Kota DKI Pakai Disinfektan

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok, Zamrowi Hasan sebut penyediaan bilik disinfektan sebagai wujud komitmen untuk menerapkan protokol kesehatan.

Dengan adanya bilik ini, diharapkan dapat mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di area pasar.

"Jadi, para pedagang dan pengunjung pasar yang akan masuk ke area pasar akan disterilisasi dulu melalui bilik disinfektan," papar Zamrowi saat dikonfirmasi Warta Kota, Senin (21/9/2020).

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dina (UPTD) Pasar Cisalak, Sutisna menjelaskan, fasilitas ini telah disediakan sejak tiga bulan yang lalu.

Kepada para pengunjung pasar, Sutisna mengatakan pihaknya mewajibkan untuk memasuki bilik disinfektan tersebut sebelum masuk ke area pasar.

"Semoga dengan adanya bilik ini tentunya akan membantu kami dalam menangani penyebaran Covid-19 di pasar," kata Sutisna.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pasar tradisional di Kota Depok mencatatkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 yang berasal dari pedagang maupun pengunjung pasar.

Seperti yang terjadi di Pasar Cimanggis beberapa bulan lalu, di mana didapati beberapa pedagang yang positif Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved