Selasa, 19 Mei 2026

Kesehatan

Teh atau Kopi yang Lebih Menyehatkan? Berikut Hasil Riset yang Perlu Diketahui

Meski sama-sama mengandung kafein, keduanya memiliki kandungan nutrisi yang berbeda sehingga efeknya pada tubuh juga berlainan.

Tayang:
shutterstock
Ilustrasi wanita minum kopi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kopi dan teh menjadi minuman favorit banyak orang ketika bersantai atau nongkrong bersama teman.

Meski sama-sama mengandung kafein, keduanya memiliki kandungan nutrisi yang berbeda sehingga efeknya pada tubuh juga berlainan.

Lalu antara teh dan kopi, mana yang lebih menyehatkan?

Berikut kelebihan dan kekurangan teh dan kopi berdasarkan sejumlah riset.

Teh
Teh memiliki antioksidan yang kaya akan manfaat kesehatan, seperti melawan peradangan dan mencegah pengerasan pembuluh darah.

Itu sebabnya, konsumsi teh dapat meminimalisir risiko stroke dan penyakit jantung.

Riset yang dipublikasikan oleh laman Health juga membuktikan, onsumsi teh pada orang berusia lanjut, minimal lebih dari dua cangkir seminggu, memiliki risiko penurunan memori terkait usia yang lebih rendah.

Orang yang rutin minum teh juga memiliki kepadatan tulang yang lebih tinggi dan tingkat pengeroposan tulang yang lebih lambat.

Sayangnya, teh mengandung tanin yang mengganggu penerapan zat besi. Riset 1982 pernah membuktikan, konsumsi teh bisa menurunkan kemampuan tubuh dala menyerap zat besi hinga 62 persen.

Sedangkan konsumsi kopi hanya menurunkan penyerapan zat besi sebesar 35 persen.

Untuk mencegah hal tersebut kita bisa memprbanyak konsumsi makanan nabati yang banyak mengandung vitamin C.

Jenis makanan tersebut membantu meningkatkan penyerapan zat besi hingga 85 persen.

Contoh makanan nabati kaya vitamin C antara lain brokoli, kiwi, stroberi.

Kopi
Riset dari Harvard membuktikan konsumsi tiga hingga lima cangkir kopi sehari dapat menurunkan risiko kematian dini akibat penyakit kronis.

Selain itu, antioksian dalam kopi juga mencegah risiko diabetes tipe 2, parkinson, dan jenis kanker tertentu.

Kandungan kafein kopi yang tinggi juga bisa menjadi stimulan alami yang membantu meningkatkan energi dan fokus pikiran.

Sayangnya, kopi memiliki sifat asam yang lebih tinggi daripada teh sehingga berisiko menimbulkan gangguan pencernaan.

Kopi juga bisa mengurangi kepadata tulang sekita dua hingga empat persen jika dikonsumsi berlebihan.

Karena kandungan kafeinnya yang tinggi, minum kopi juga bisa meningkatkan peraaan gelisah, cemas dan menaikan tekanan darah.

Itu sebabnya, kita disarankan minum kopi dalam jumlah yang wajar dan tidak mengonsumsinya bersama dengan pemanis buatan.

Sudah Ngopi? Ini 7 Manfaat Kopi Hitam bagi Kesehatan Versi Kementerian Pertanian

MANFAAT kopi hitam sangat berguna bagi kesehatan manusia. 

Paling tidak ada tujuh manfaat kopi hitam menurut berbagai studi dan informasi dari Kementerian Pertanian. 

Mengonsumsi kopi sudah menjadi tradisi sebagian besar masyarakat Indonesia, sehingga manfaat kopi hitam pun dengan sendirinya sudah banyak dirasakan moleh para peminum kopi jika minum dengan cara yang benar. 

Sebagai negara yang kaya akan ragam kopi, membuat masyarakat Indonesia mencintai minuman khas daerah tropis ini.

Kopi dijual beragam di Indonesia, dari mulai kopi kemasan, kopi instan, hingga kopi dengan harga fantastis yang dijual di kedai kopi mewah.

Tak jarang kopi disebut-sebut menjadi gaya hidup masyarakat di kota.

Menghabiskan waktu bersama teman, keluarga atau hanya sekadar meeting dengan klien, bisa diselingi dengan ngopi bareng.

 Ditjen Dukcapil Kemendagri Bongkar Penjualan Blangko KTP Elektronik Secara Online

 Dirut RS Jantung Harapan Kita Sebut Kopi Sehat untuk Jantung, Dia Langsung Minum Kopi Hitam

Tahukah Anda bahwa kopi hitam memiliki manfaat tersendiri di balik cita rasanya yang nikmat?

Dikutip dari akun Twitter Kementerian Pertanian, berikut ini manfaat kopi hitam bagi kesehatan manusia:

1. Manfaat Kopi Hitam: Mencegah depresi

Anda mengalami stres saat bekerja? Atau mungkin suntuk dengan kegiatan Anda?

Mengonsumsi kopi secangkir setiap hari dinilai dapat membantu seseorang untuk mengurangi tingkat stres. Aroma kopi yang keluar ketika diseduh menjadikan Anda lebih rileks.

2. Manfaat Kopi Hitam: Memperlancar Metabolisme Tubuh

Mengonsumsi kopi hitam dinilai bisa memperlancar metabolisme tubuh.

Namun, ada baiknya hindari kopi hitam instan, melainkan konsumsilah kopi hitam yang murni dihaluskan dari biji kopi. Hal ini untuk menghindari bahan kimia yang tercampur dalam kemasan kopi instan.

3. Manfaat Kopi Hitam: Meningkatkan Daya Ingat

Dikutip dari akun Twitter Kementerian Pertanian, kopi hitam diakui dapat meningkatkan daya ingat.

Kandungan kafein pada kopi ternyata dapat meningkatkan daya ingat bagi Anda pencinta kopi.

Lalu, berapa takaran yang cukup bagi pecinta kopi untuk memaksimalkan daya ingatnya?

Berbagai sumber menyebutkan seseorang cukup mengonsumsi 200 miligram kafein atau setara dengan dua cangkir kopi hitam.

4. Manfaat Kopi Hitam: Meredakan Sakit Kepala

Kandungan kafein dalam kopi hitam ternyata memiliki potensi untuk meredakan sakit kepala maupun migrain.

Guttler yang juga ahli toksikologi menambahkan, kopi dapat memiliki efek menenangkan migrain atau sakit kepala.

Ketika terjadi sakit kepala, pembuluh otak memperlebar reseptor rasa sakit. Tekanan darah dan detak jantung meningkatkan tekanan pada dinding pembuluh darah.

5. Manfaat Kopi Hitam: Mencegah Kanker Kulit

Ternyata meminum kopi dengan dosis yang pas setiap harinya juga memiliki manfaat untuk mencegah kanker kulit melanoma.

Kafein dalam kopi telah dilaporkan dapat menghambat karsinogenesis atau pembentukan kanker kulit akibat sinar UV.

Asupan kafein dapat memperlambat apoptosis atau kematian sel yang rusak akibat sinar UV, meningkatkan eliminasi DNA sel yang rusak, dan mengurangi peradangan sehingga tidak menjadi sel kanker.

6. Manfaat Kopi Hitam: Memperlancar Diet

Anda sedang menjalani diet? konsumsilah satu sampai dua gelas kopi hitam setiap harinya.

Namun ada baiknya kurangi atau jangan gunakan gula ketika mengonsumsi kopi.

7. Manfaat Kopi Hitam: Mencegah Penyakit Jantung

Lewat riset dari beberapa sumber, mengemukakan bahwa konsumsi kopi dapat mencegah seseorang dari penyakit jantung.

Konsumsilah maksimal tiga cangkir kopi setiap harinya. (*)

Inilah 10 Manfaat Teh Hijau

ADA beragam alasan mengapa teh hijau dijadikan sebagai salah satu minuman kesehatan oleh produsen minum ringan. Seperti dikutip dari laman Preventionindonesia.com Berikut 10 manfaat nyata dari teh hijau yang telah diteliti oleh para ahli, sehingga Anda patut untuk mengganti minuman bersoda dari daftar kesukaan Anda.

#1. Teh hijau dapat membantu perlindungan terhadap kanker

Menurut U.S. National Cancer Institute, kandungan katekin dalam polifenol yang terdapat pada teh hijau memiliki peranan penting dalam pencegahan kanker. Penelitian selanjutnya menyimpulkan bahwa oksidan tak aktif polifenol, mengurangi jumlah dan ukuran tumor, serta menghalangi pertumbuhan sel kanker. Penelitian serupa secara khusus juga telah dilakukan terhadap kanker kandung kemih, payudara, ovarium, esofagus (bagian dari alat pencernaan berupa saluran yang membawa makanan dari kerongkongan ke perut), paru-paru, pankreas, prostat, kulit dan perut.

#2. Teh hijau dapat membantu mencegah aterosklerosis

Antioksidan dalam teh hijau juga dipercaya untuk mencegah penumpukkan lemak di dalam pembuluh darah dengan menekan proses oksidasi LDL (kolesterol jahat). Antioksidan ini juga mengurangi kemungkinan penggumpalan darah dan membantu arteri (pembuluh darah) menjadi rileks sehinga dapat melancarkan aliran darah.

#3. Teh hijau dapat membantu menjaga kadar kolesterol baik

Penelitian menyatakan bahwa teh hijau menurunkan kolesterol secara keseluruhan dan meningkatkan HDL (kolesterol baik) pada hewan dan manusia. Polifenol dalam teh hijau membantu menghadang proses penyerapan usus dan melancarkan pengeluarannya dari dalam tubuh.

#4. Teh hijau dapat membantu mengendalikan diabetes

Teh hijau telah digunakan secara tradisional untuk mengendalikan gula darah dalam tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh hijau dapat membantu pengaturan glukosa dalam tubuh.

#5. Teh hijau dapat membantu melawan penyakit pada hati

Teh hijau sepertinya melindungi hati dari efek buruk senyawa beracun seperti alkohol.

#6. Penurunan berat badan

Ekstrak teh hijau mampu meningkatkan metabolisme dan membantu membakar lemak. Beberapa peneliti menduga polifenol, khususnya katekin yang bertanggung jawab dalam proses pembakaran lemak.

#7. Rileksasi

Minum secangkir teh hijau hangat dapat membantu menghasilkan perasaan rileks dan meningkatkan daya ingat karena kandungan asam amino L-teanin di dalamnya.

#8. Teh hijau dapat membantu meningkatkan sistem daya tahan tubuh

Penelitian yang dilakukan The Brigham and Women’s Hospital menyebutkan bahwa kandungan teanin dalam teh hijau meningkatkan kapasitas sel Gamma Delta T untuk melawan penyakit dan membantu tubuh melawan infeksi.

#9. Teh hijau membantu memperkuat sistem pencernaan dan pernafasan karena kandungan bioflavonoid.

#10. Teh hijau merupakan anti bakterial dan membantu mencegah lubang di gigi.

Minum dua hingga tiga cangkir teh hijau sehari (mengandung 240 hingga 320 mg polifenol) sangat dianjurkan. Inilah cara terbaik mendapatkan antioksidan teh hijau dari bentuk alaminya. (Kompas.com/Ariska Puspita Anggraini)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Antara Kopi dan Teh, Mana yang Lebih Menyehatkan?"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved