Rabu, 22 April 2026

PSSI

Pemain SSB Indonesia Muda Jakarta Utara Jalani Latihan Mandiri

Tiga kelompok tumur SSB Indonesia Muda Jakarta Utara (SSB IMJU) mengikuti Junior Soccer League (JSL) di Serpong, Tangerang Selatan.

Penulis: RafzanjaniSimanjorang | Editor: Sigit Nugroho
Istimewa
SSB Indonesia Muda Jakarta Utara. 

Ketiganya adalah kelompok umur sembilan tahun (16 pemain), di kelompok umur 11 tahun (19 pemain), serta kelompok umur 13 (29 pemain).

Pemain SSB IMJU akan berkompetisi sejak Sabtu (5/9) hingga Februari mendatang.

Namun, dalam perjalanannya, para pemain SSB IMJU dihadapkan pada penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak, Senin (14/09/2020).

Akibatnya, lapangan sepak bola ditutup akibat PSBB ini.

Pelatih SSB Indonesia Muda Jakarta Utara, Mario Agustinus Lalumedja, mengatakan bahwa pihaknya terpaksa menyiasati latihan pemainnya dengan berlatih mandiri.

"Kami tak bisa latihan dengan tatap muka ya. Jadi mereka latihan mandiri. Selama berlatih mandiri, kami berikan program atau tugas kepada pemain. Mereka melaporkan tugasnya nanti melalui video," kata Mario kepada Warta Kota.

Meski denikian juru taktik kelahiran 24 Oktober 1968 itu mengakui bahwa program latihan mandiri tidak bisa maksimal.

Mario menjelaskan bahwa taktikal tak bisa dilakukan selama latihan mandiri.

Sehingga, sifat latihan hanya pada menjaga kondisi fisik dan kebugaran tubuh pemain saja.

Mario menuturkan bahwa ada beberapa contoh tugas yang diberikan oleh tim pelatih.

Contoh tugas itu di antaranya lari 10 meter hingga 20 meter, skipping, jugling, maupun kebugaran tubuh lainnya.

"Seluruh pemain memang masih anak-anak. Program latihan itu diberikan, agar mereka disiplin," tutur Mario.

"Kami punya trik yang mengarah ke psikologi, dimana di dalam grup itu kami menampilkan video kiriman pemain. Sehingga, bagi pemain yang tadinya tidak mengirim video akan tertarik atau tidak mau kalah sehingga mengirimkan video latihannya," papar Mario.

Pria yang sudah memegang lisensi C AFC tersebut menambahkan bahwa sejauh ini latihan mandiri pemainnya berjalan baik serta mendapat dukungan penuh dari orangtua pemain.

"Kami juga membuat grup (WhatsApp) orangtua pemain. Dari situ, kami tahu dukungan mereka. Jadi, mereka tidak hanya membantu dalam mengabadikan video anaknya. Tetapi, mereka juga mengingatkan anak-anak untuk berlatih," tambah Mario.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved