Breaking News:

Keluarkan Biaya Swab Test Seluruh Pegawainya, KPU Tangsel Revisi Pengunaan Anggaran Pilkada Rp 67 M

Bambang menjelaskan penggunaan anggaran yang mengalami revisi itu guna mempercepat antisipasi penyebaran yang meluas.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dedy
Warta Kota/Rizki Amana
Komisioner KPU Kota Tangsel menunjukan hasil swab test pada tanggal 16 September 2020 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL --- Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan akan merevisi kembali anggaran Pilkada yang didapatnya sebesar Rp 67 miliar.

Langkah itu harus dilakukan setelah KPU Tangsel melakukan uji usap virus corona untuk semua pegawainya di rumah sakit swasta di RS Medika BSD.

Keputusan melakukan uji usap virus corona di rumah sakit swasta menyusul keterlambatan hasil yang dikeluarkan pihak Dinkes Kota Tangsel.

Pasalnya, hasil swab test yang dilakukan pada tanggal 1 September 2020 baru dikeluarkan oleh Dinkes Kota Tangsel pada tanggal 16 September 2020.

“Artinya sudah lebih dari 14 hari. Kemudian dengan hasil tersebut kami targetkan dengan hasil yang super cepat agar kami dapat melakukan pencegahan,” kata Komisioner KPU Kota Tangsel Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Ade Wahyu Hidayat saat konferensi pers di Gedung KPU Kota Tangsel, Setu, Sabtu (19/9).

Kendati telah melakukan uji swab test dengan menggandeng RS swasta, pihak KPU Kota Tangsel mengaku tak ada anggaran yang dikhususkan dalam melakukan uji usap virus corona itu pada dana yang dimilikinya sebasar Rp 67 miliar.

Meski dana yang digunakan dalam swab test kemarin bersumber dari anggaran pada pelaksanaan Pilkada 2020 Kota Tangsel.

“Iya kami menggunakan anggaran, kan kami juga bisa revisi dalam kondisi seperti ini. Kami harus mampu dengan cermat tidak mau mengambil risiko maka kami memutuskan dengan tim kesekretariatan untuk melaksanakan test swab,” kata Ketua KPU Kota Tangsel, Bambang Dwitoro.

Bambang menjelaskan penggunaan anggaran yang mengalami revisi itu guna mempercepat antisipasi penyebaran virus Covid-19 yang meluas.

Karenanya pergesaran fungsi anggaran dipilih pihaknya dengan alasan mengantisipasi penularan yang masif di lingkup pegawai KPU Kota Tangsel.

Namun, Bambang tak merinci besaran biaya yang dikeluarkan pihaknya saat melangsungkan swab test yang menggandeng pihak swasta itu.

“Ya disesuaikan, biayanya berapa ya itu yang disesuaikan,” tandasnya.

Pelajar Tergabung dalam Rima Berharap Corona Cepat Hilang biar Bisa Sekolah dan Main Bersama Lagi

KPU Tangsel Koordinasi dengan Satgas Covid Cek TPS-TPS Mana Saja yang Berada di Wilayah Zona Merah

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved