Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Satpol PP DKI Jakarta: Masih Banyak Warga Ibu Kota Pakai Masker Digantung di Leher dan Dagu

Satpol PP DKI Jakarta menemukan masih banyak warga Ibu Kota yang memakai masker dengan cara salah seperti digantung di leher atau menutupi dagu.

Warta Kota/Nur Ichsan
Kepala Satpol PP Pemprov DKI Jakarta Arifin saat mengikuti operasi tertib masker di 57 titik wilayah ibu kota, Kamis (10/9/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Satpol PP DKI Jakarta menemukan masih banyak warga Ibu Kota yang memakai masker dengan cara salah.

Mereka memakai masker bukannya menutupi bagian mulut dan hidung, melainkan menutupi dagu hingga digantung di leher.

“Seringkali kami temukan masyarakat kita menggunakan maskernya di bawah dagu, dan ada yang di leher," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin seperti dikutip dari YouTube BNPB, Jumat (18/9/2020).

"Tentunya ini tidak mempunyai manfaat, karena untuk apa namanya menghindari penularan Covid-19 (jika  memakai masker tidak benar),” katanya lagi.

Total Denda Pelanggar Tak Bermasker di DKI mencapai Rp 2,4 miliar

Masker Dilapisi Tisu dan Diolesi Minyak Esensial, Perlukah? Ini Penjelasan Lengkap Pakar Kesehatan

Arifin mengatakan, pemerintah berkali-kali mengedukasi dan melakukan sosialisasi kepada warga tentang bahaya dan penularan Covid-19.

Edukasi yang sering disampaikan kepada warga yakni 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sesering mungkin.

“Saat ini kami terus berupaya untuk memastikan seluruh keluarga ketika melakukan aktivitasnya di luar rumah, wajib menggunakan masker karena upaya salah satu cara untuk menghindari penularan Covid-19," kata Arifin.

Menurutnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sangat peduli kepada pada warga terhadap ancaman Covid-19.

Gelar Operasi Yustisi 3 Kali Sehari, Kapolsek Cibarusah Targetkan 100 Persen Warga Pakai Masker

Ternyata Tidak Semua Masker Kain Aman, Simak Kiat Aman Cegah Covid-19 dengan Masker di Sini

Kepala daerah dan wakil kepala daerah itu sering melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah jalan, tempat usaha hingga perkantoran di Ibu Kota.

Sidak dilakukan untuk memastikan warga patuh terhadap prinsip 3M saat berkegiatan di luar.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved