Breaking News:

Virus Corona Bodebek

Pemkab Bekasi Lebih Sarankan Warga Tanpa Gejala Isolasi Mandiri Ketimbang Tes Swab

Pemkab Bekasi Lebih Sarankan Warga Tanpa Gejala Isolasi Mandiri Ketimbang Tes Swab

Warta Kota/Andika Panduwinata
Pegawai KPU Kota Tangerang lakukan test swab pada Jumat (28/8/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr Sri Enny Mainiarti menyatakan warga yang memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif covid-19 disarankan untuk isolasi mandiri.

Apalagi mereka yang tak memiliki gejala apapun.

“Swab itu dilakukan bagi orang-orang yang memang punya keluhan atau kontak erat. Kalau merasa ada kontak erat dengan yang positif, terus ada keluhan, harus menyegarakan swab,"ungkap Enny pada Jumat (18/9/2020).

"Tapi kalau tidak ada keluhan, sesuai juknis Kemenkes, itu diam di tempat isolasi 14 hari. Sehingga kalau terjadi virus tidak menularkan. Jadi bukan berarti kita harus swab semuanya,” paparnya.

Enny menuturkan langkah ini lebih dianjurkan untuk menyiasati tingginya biaya tes usap (swab). Apalagi persediaan stok kit tes swab milik Pemkab Bekasi menipis.

Ditegaskan masyarakat yang tidak merasa berkontak apalagi tidak menunjukkan gejala, tidak perlu memaksakan melakukan swab.

Isolasi mandiri lebih direkomendasikan dari pada swab.

Permenhub Tentang Keselamatan Pesepeda Sudah Terbit, Ini Komentar Ketua Ketua B2W Putut Soedarjanto

"Swab berfungsi untuk mengetahui penularan virus di dalam tubuh. Hasil negatif bukan berarti seseorang akan terlindung dari paparan covid-19. Tetap kuncinya di protokol kesehatan, terapkanlah itu pakai masker," beber dia.

Enny khawatir jika rasa ingin melakukan tes swab di masyarakat tinggi bakal membuat persediaan alat swab sulit didapatkan.

Padahal masyarakat tidak memiliki gejala apapun tak perlu di tes swab.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved