Breaking News:

Buronan Kejaksaan Agung

Ini Alasan MAKI Tak Kasih Bukti Kode Percakapan Bapakmu dan Bapakku kepada Kejaksaan Agung

Dia menyayangkan sikap penyidik Kejaksaan Agung yang terkesan buru-buru melengkapi berkas perkara jaksa Pinangki ke pengadilan.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Tersangka Pinangki Sirna Malasari usai menjalani pemeriksaan kasus dugaan suap dari Djoko Tjandra, di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2020). Pada kali ini Pinangki menjalani pemeriksaan kurang lebih 15 jam. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menilai pengusutan istilah Bapakmu dan Bapakku dalam kasus jaksa Pinangki Sirna Malasari, akan sulit diungkap oleh Kejaksaan Agung.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman menyatakan, kesulitan itu karena berkas perkara kasus jaksa Pinangki telah rampung alias P21, dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

"Di sini sudah akan sulit karena sudah P21."

Boyamin Saiman Serahkan Bukti Baru Kode King Maker di Kasus Djoko Tjandra ke KPK

"Padahal Bapakku Bapakmu itu keluar dari mulutnya PSM dan ADK," kata Boyamin di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Dia menyayangkan sikap penyidik Kejaksaan Agung yang terkesan buru-buru melengkapi berkas perkara jaksa Pinangki ke pengadilan.

Padahal, banyak saksi dan pihak yang belum diperiksa dalam kasus ini.

Ahok Niat Maafkan Dua Ibu yang Cemarkan Nama Baiknya dan Cabut Laporan

"Jangan apa-apa yang penting ini selesai dan dibawa ke pengadilan."

"Justru ini tampak bahasa saya ini ada upaya yang mau dilindungi."

"Kalau mau dilindungi kan ada menutupi peran orang lain," jelasnya.

Amini Pernyataan Ahok Soal Pertamina, Refly Harun Sebut Direksi BUMN Dayang-dayang Menteri

Atas dasar itu, pihaknya telah mengusulkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ikut mengusut kasus itu lebih mendalam. Hal itu agar kasus itu terbuka secara lebih terang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved