Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Komplotan Maling Motor Sudah Belasan Kali Beraksi Diringkus Polisi

Dua pelaku yang dibekuk adalah AM (29) yang berperan sebagai pemetik atau membuka paksa kunci sepeda motor dengan kunci letter T,

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/ Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus gelar konpers 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Dua dari empat komplotan pencuri motor yang sedikitnya sudah 17 kali beraksi di wilayah Bekasi hingga Karawang, berhasil digulung Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Dua pelaku yang dibekuk adalah AM (29) yang berperan sebagai pemetik atau membuka paksa kunci sepeda motor dengan kunci letter T, serta A (26) alias Degul yang berperan sebagai joki dan mengawasi lokasi saat AM beraksi.

Keduanya dibekuk pada 11 September 2020 lalu. AM ditangkap di rumah kontrakannya di daerah Pisang Sambo, Karawang, Jawa Barat, sementara A alias Degul diamankan di rumahnya di Pebayuran, Kabuapaten Bekasi.

Sementara dua pelaku lainnya yang berperan sebagai penadah motor curian yakni C dan R.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan dari pengakuan kedua tersangka mereka sudah 17 kali beraksi selama dua bulan terakhir.

"Rata-rata aksi mereka dilakukan di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi. Namun ada satu kali, aksi mereka dilakukan di Karawang, Jawa Barat," kata Yusri dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (16/9/2020).

Beberapa aksi mereka yang berhasil didata dan dicek ulang penyidik kata Yusri diantaranya pada Senin 7 September 2020 di Counter Abil, di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat; lalu pada 6 September 2020 di Pasir Kunci, Cikarang, Jawa Barat; pada 10 September 2020 di Kosambi, Karawang, Jawa Barat.

"Lalu sekitar Agustus sampai September 2020 di Cikarang Pusat, beraksi di 5 TKP, di CIkarang Barat 2 TKP, di Cikarang Utara 3 TKP. Sementara beberapa TKP lainnya masih dalam pengembangan," kata Yusri.

Menurut Yusri, meski mereka mengaku sudah 17 kali beraksi, penyidik tidak percaya begitu saja dan masih melakukan pendalaman. "Sangat mungkin mereka sudah beraksi lebih dari itu. Sebab aksi mereka tergolong terlatih dan sangat cepat, yakni hanya dalam hitungan detik saja," ujar Yusri.

Dari kedua tersangka katanya petugas menyita barang bukti berupa satu buah kunci letter T berikut 2 mata kunci, satu buah STNK asli, dua buah kunci motor, lima buah plat nomor sepeda motor, dua buah dompet, dua unit handphone, satu buah tas kecil warna hitam, satu sepeda motor Honda Beat warna hitam, satu sepeda motor Honda Beat warna putih, dan satu sepeda motor mio GT warna biru.

Karena perbuatannya kata Yusri para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya hingga 7 tahun penjara.(bum)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved