Breaking News:

Pilkada Karawang

Temuan Bawaslu Karawang Mengejutkan, Tercatat 8.746 Orang Sudah Meninggal Masuk Daftar Pemilih

“Bagi pemilih yang meninggal perlu dibuktikan melalui surat keterangan, lalu KPU berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk kemudian menindaklanjuti

KPU Kabupaten Karawang
Komisi Pemilihan Umum (KPU ) Kabupaten Karawang menggelar rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran dan penetapan DPS. Minggu (13/9/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG --- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang menemukan adanya 8.746 orang terdata dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). Hanya saja ribuan orang tersebut sudah meninggal dunia.

Atas temuan ini, Bawaslu Kabupaten Karawang meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karawang untuk menindak lanjuti permasalahan ini.

Apalagi, data DP4 itu tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Karawang. Untuk itu Bawaslu akan mengawal proses perbaikan tersebut,” kata Komisioner Bawaslu Kabupaten Karawang, Suryana, pada Rabu (16/9/2020).

Selain itu Bawaslu Kabupaten Karawang juga telah mencatat dari pemilu sebelumnya banyak yang memiliki KTP Karawang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Kami juga meminta penjelasan sejumlah pemilih yang berada di Kecamatan Cikampek dan Batujaya yang dikeluarkan dari daftar pemilih,” ujarnya.

Lebih lanjut Suryana menjelaskan, rekomendasi atau saran perbaikan dari PKD dan Panwascam harus diperhatikan dan ditindaklanjuti ditingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Sebab, seringkali ada rekomendasi dari panwascam yang tidak ditindaklanjuti oleh PPK dan PPS.

Bukti surat keterangan

Sementara itu, Ketua KPU Karawang, Miftah Farid menyebutkan jumlah TPS atau tempat pemungutan suara untuk Pilkada Karawang sebanyak 4.451.

Sedangkan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Pilkada Karawang 2020 sebanyak 1.645.519 pemilih yang tersebar di 30 Kecamatan di Kabupaten Karawang.

Atas saran dari Bawaslu Karawang, Miftah mengatakan, untuk yang dicabut hak pilihnya di Kecamatan Batujaya dan Cikampek karena kesalahan pemberian kode oleh PPDP, dan kini sudah diperbaiki.

“Bagi pemilih yang meninggal perlu dibuktikan melalui surat keterangan, lalu KPU berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk kemudian menindaklanjuti permasalahan tersebut,” katanya.

Sedangkan Plt Disdukcapil Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan mengatakan pihaknya siap membantu proses perbaikan DP4 bersama KPU.

Namun pihaknya masih menunggu data untuk melakukan perbaikan.

“Kalau kami tinggal menunggu data saja. Kalau data sudah kami terima misalnya DP4 ternyata ada yang meninggal tinggal kami cocokan saja di data base kami. Jadi sifanya tinggal mencocokan saja,” ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved