Breaking News:

Mulai Kamis Besok, Hotel Singgah Covid-19 Kabupaten Tangerang Siap Tampung Para OTG

Untuk di hotel singgah Covid-19 hanya melayani pasien OTG, setelah hasil swab PCR/TMC positif dan dibawa oleh petugas puskesmas

Warta Kota/Andika Panduwinata
Rapat persiapan pembukaan rumah singgah Griya Anabatic dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Selasa (8/9/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG --- Mulai Kamis (17/9/2020) besok, Hotel Singgah Covid-19 Kabupaten Tangerang sudah beroperasi kembali dan siap menampung para pasien dalam kategori orang tanpa gejala (OTG).

“Saat ini pasien yang OTG (Orang Tanpa Gejala) sekitar 107 orang. Kami maksimalkan di hotel singgah agar tidak menularkan kemana-mana yang nantinya menjadi klaster baru,” ujar Sekretaris Daerah Moch. Maesyal Rasyid saat memimpin Rapat Persiapan Penggunaan Hotel Singgah Covid-19 Kabupaten Tangerang, di Jalan Binong Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang pada Rabu (16/9/2020).

Dikatakan Maesyal, pihaknya sudah mempersiapan standar operasiol prosedur saat Hotel Singgah digunakan untuk pasien berstatus OTG.

“Di hotel singgah Covid-19 ini, pasien akan menjalankan isolasi menempati fasilitas yang layak agar imunitas terjaga disiapkan oleh Pemkab Tangerang untuk masyarakat yang terpapar Covid-19,” ucapnya.

Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Bangun Siregar mengatakan, jajaranya akan siap mengamankan program Hotel Singgah Covid-19 bersama tiga pilar TNI, Polri dan Pemkab Tangerang untuk menekan angka penularan virus corona.

“Hotel singgah ini sangat tepat untuk penanganan pasien Covid-19, dalam menjaga penularan pasien kami pun melakukan operasi yustisi membagikan masker bersama jajaran,” kata Bangun.

Rujukan puskesmas

Dokter Muhlis selaku penanggung jawab Hotel Singgah Covid-19 Kabupaten Tangerang mejelaskan persyaratan wajib rujukan OTG di antaranya rujukan dari Puskesmas dan diantar langsung oleh petugas kesehatan puskesmas, membawa hasil swab PCR/TCM dengan hasil positif.

“Untuk di hotel singgah Covid-19 hanya melayani pasien OTG, setelah hasil swab PCR/TMC positif dan dibawa oleh petugas puskesmas tidak boleh sendiri atau diantar oleh keluarga,” ungkap Muchlis.

Pasien mandiri usia 14 tahun sampai dengan 60 tahun, lanjutnya, pasien di atas 60 tahun dengan asessment PIC Dinas Kesehatan.

Klaster keluarga pasien kurang dari 14 tahun dengan pendamping, disiapkan pula ruangan yang terkoneksi dengan ruang bersebelahan khusus bagi pasien klaster keluarga dan ASN lingkup Pemkab Tangerang.

“Sementara klaster keluarga kami siapkan, jika satu keluarga terpapar dapat diisolasi di sini dengan ruang yang terkoneksi ruangan,” tuturnya.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang angka kejadian Covid-19 hingga 15 September 2020, kasus suspek 54 orang.

Terkonfirmasi total 986 orang, dirawat 127 orang, menjalani isolasi 152 orang, sembuh 680 orang, dan meninggal 27 orang.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved