Breaking News:

Kabar Artos

Kisah Iis Sugianto Merasa Hidupnya Tinggal 50 Persen Saat Berjuang 3 Minggu Melawan Covid-19

Penyanyi senior Iis Sugianto datang dengan kabar dirinya sempat berjuang melawan Covid-19 selama tiga minggu di rumah sakit.

Youtube Iis Sugianto
Penyanyi senior Iis Sugianto saat dirawat di rumah sakit karena positiv corona. Tiga minggu Iis melawan penyakit itu dan kini sudah sembuh. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Penyanyi senior Iis Sugianto datang dengan kabar dirinya sempat berjuang melawan Covid-19 selama tiga minggu di rumah sakit.

Setelah dinyatakan positif terinfeksi, Iis Sugianto tentunya terkejut dan langsung memikirkan ketiga anaknya.

"Yang ada dalam pikiran saya waktu itu adalah anak-anak. Saya dalam keadaan 50 persen saya sembuh, 50 persen inilah akhir hidup saya. Dan saya ingin berkirim surat buat anak-anak saya," kata Iis Sugianto, dikutip dari kanal YouTube Iis Sugianto New, Rabu (16/9/2020).

Pedangdut lawas Iis Sugianto di SCTV Tower, Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019). Beberapa hari lalu, Iis menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan korupsi Emirsyah Satar, bekas Dirut Garuda Indonesia.
Pedangdut lawas Iis Sugianto di SCTV Tower, Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019). Beberapa hari lalu, Iis menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan korupsi Emirsyah Satar, bekas Dirut Garuda Indonesia. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Sebagai pasien Covid-19, Iis tidak bisa bertemu siapapun selama diisolasi.

Iis berujar, surat itu terutama ingin dikirimkannya untuk anak sulungnya yang tinggal di Amerika Serikat.

Sekda DKI Jakarta Meninggal, Eks Ketum Jakmania Kenang Kedekatannya

Berkas Pencalonan Telah Lengkap, Benyamin-Pilar Akui Siap Bertarung Di Pilkada 2020 Kota Tangsel

Karena, meskipun sering berkomunikasi, selama ini hanya tatap muka melalui video call.

Kata Iis Sugianto, ia ingin menulis pesan terakhir karena banyak realita yang menceritakan pasien Covid-19 harus mengakhiri perjuangannya dengan duka.

"Saya juga manusia biasa, harus menerima apa yang sudah digariskan bahwa umur sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Mungkin inilah saatnya. Saya pikir pada saat itu begitu," ucap Iis Sugianto.

Iis ikhlas dengan kenyataan yang didapatnya, tetapi di satu sisi juga harus berjuang.

Volume Kendaraan di Jakarta Turun 20 Persen selama Pemberlakukan PSBB Pengetatan

"Saya enggak tahu apa saya bisa melewati ini semua. Saya benar-benar enggak tahu, saya hanya pasrah," ujar Iis Sugianto.

Halaman
123
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved