Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Wali Kota Bekasi Sebut Tak Ingin Kejadian Pasien Covid-19 Berkeliaran Kembali Terulang

Ada seorang pasien yang berkeliaran meski dinyatakan positif Covid-19 berstatus OTG di Kelurahan Jakasetia.

Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan dirinya mengetahui informasi adanya seorang pasien yang berkeliaran meski dinyatakan positif Covid-19 berstatus OTG di Kelurahan Jakasetia.

Pasien berinisial EN (46) diminta puskesmas setempat untuk melakukan isolasi mandiri, namun demikian lantaran tak mengerti hal-hal yang harus dilakukan, ia tetap pergi keluar rumah sehingga menyebabkan tetangganya resah.

"Benar terjadi, karena tempatnya tidak representatif dan yang bersangkutan memang tertularnya dari luar.

"Artinya dia harusnya ketika dari luar, kondisi tubuh badannya ada kelainan, dia harus lapor ke puskesmas," kata Rahmat, Selasa (15/9/2020).

Rahmat mengungkapkan seharusnya baik RT maupun RW bisa memberikan pengertian terhadap EN agar tak berkeliaran setelah dinyatakan positif saat isolasi mandiri. Begitu pula pihak puskesmas.

"Nah kalau yang berkeliaran itu ditanya sama RT atau RW nya, sama di puskesmas juga," ucapnya.

Ia menyayangkan koordinasi di level bawah yang seolah-olah tak mengerti hal-hal yang seharusnya dilakukan oleh pasien berstatus OTG saat isolasi mandiri.

"Tadi kita rapat, tidak ada boleh lagi kejadian di Jakasetia terjadi," kata Rahmat.

Kedepannya, ia akan menggenjot penggunaan Stadion Patriot Candrabhaga sebagai ruang isolasi bagi pasien Covid-19 berstatus OTG.

"Makanya tadi mengidentifikasi orang itu, tapi positif OTG, kan sudah jelas bisa di sini (stadion), bisa di rumah. Kalau rumahnya tidak representatif, kita bisa pindahkan ke sini (stadion).

"Tapi kalau orang di dapat positif dan ada penyakit bawaannya, harusnya masuk ke rumah sakit, entah itu swasta atau ke rumah sakit rujukan kita," ujarnya.

Ia mengatakan, ruang isolasi Stadion Patriot Candrabhaga kemungkinan bisa difungsikan mulai Rabu (16/9/2020) esok hari.

"Ini besok kemungkinan sudah bisa dipake, jadi HEPA filter-nya sudah ada, oksigen sudah ada, IGD nya juga sudah ada.

"Hanya khawatir saja bagi pasien isolasi di rumah ini, belajar dari pengalaman yang satu keluarga itu, karena di rumahnya kecil, terus penderita Covid nya ada beberapa, tidak representatif (rumahnya), maka kita pindahkan ke sini," kata Rahmat. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved