Breaking News:

Hidran Tak Berfungsi, Kebakaran Pasar Baru Bekasi Cepat Membesar

Kebakaran di Pasar Baru, Bekasi Timur, pada Senin (14/9/2020) malam kemarin, cukup lama dipadamkan karena hidran setempat tak berfungsi.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Seorang petugas pemadam kebakaran mengamati lokasi kebakaran di Pasar Baru Bekasi di Jalan pada Senin (14/9/2020) malam. Sejumlah kios di pasar yang terletak di Jalan Insinyur Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, itu hangus terbakar. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Kebakaran di Pasar Baru, Bekasi Timur, pada Senin (14/9/2020) malam kemarin, cukup lama dipadamkan karena hidran setempat tak berfungsi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Aceng Solahudin menjelaskan api pertama kali muncul sekita pukul 21.32 WIB, dari lantai 1 di tengah-tengah ruko.

"Api berasal dari salah satu blok toko. Sampai merambat ke toko yang lain nya," kata Aceng saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2020).

30 Orang Tewas Akibat Kebakaran Hebat Landa Wilayah Barat AS, Jutaan Hektare Lahan Membara

Api baru bisa dipadamkan pada pukul 01.16 setelah pihaknya mengerahkan 11 unit mobil pemadam kebakaran.

Aceng menyayangkan lamanya proses pemadaman lantaran hidran atau pompa air di Pasar Baru tak berfungsi dengan baik. Pasalnya, Pasar Baru juga pernah mengalami kejadian serupa pada tahun lalu.

Ia menyatakan seharusnya pengelola pasar dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi bisa mengambil pelajaran atas pengalaman yang telah terjadi.

"Seharusnya pengelola pasar dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan betul-betul antisipasi dan menyiapkan hidrab di sekitar lokasi," ujarnya.

Toko Pernak-pernik Natal di Pasar Baru Bekasi Ramai Diserbu Pembeli, Ini yang Dicari Pembeli

Aceng menilai pihaknya telah menyarankan pengelola pasar untuk melakukan pengecekan secara berkala terhadap hidran-hidran yang telah dipasang.

Namun sayangnya, saat insiden terjadi, tak satu pun hidran yang berfungsi sehingga ia terpaksa menerjunkan mobil pemadam kebakaran.

"Saya tidak pernah dapat informasi atau laporan untuk pengecekan atau pemerikdaan pengujian alat di Pasar Baru," ungkap Aceng.

Polisi Sudah Periksa 128 Saksi, Penyebab Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung Masih Misterius

Apabila hidran berfungsi secara normal, kerugian pedagang yang disebabkan akibat kebakaran tersebut tak akan mencapai Rp 500 juta.

"Kami turunkan 11 armada, akan jauh berbeda kalau pompa air di Pasar Baru berfungsi normal," katanya.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved