Breaking News:

Berita Nasional

Andre Rosiade Minta Jokowi dan Erick Tohir Copot Ahok: Bikin Gaduh dan Kinerjanya Biasa-biasa saja

Andre menganggap Ahok tidak terlalu berprestasi ketika menjabat sebagai komut Pertamina.

Instagram @andre_rosiade
Juru Bicara Badan Pemenangan (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade meminta presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN Erick Tohir untuk mempertimbangkan pencopotan Basuki Tjahaja Purnama atau ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina Persero.

Andre menganggap, Ahok sering membuat kegaduhan saat menempati posisi itu.

Di sisi lain, Andre menganggap Ahok tidak terlalu berprestasi ketika menjabat sebagai komut Pertamina.

Seperti diketahui, saat Ahok berada di Pertamina, perseroan dinyatakan merugi Rp11 triliun lebih.

Rapat di Pertamina, Ahok Sempat Terpancing Emosinya Hingga Kesal Sama Peruri Terkait Paperless

Momen Kocak Dul Jaelani Kenakan Rambut Palsu, Dibilang Cantik Mirip Safea

Banyak pihak menyoroti kinerja Ahok, meskipun sejumlah orang menyatakan kinerja perusahaan tidak berhubungan langsung dengan posisi yang diduduki Ahok.

Namun, sebagian orang terlanjur kesal lantaran Ahok pernah sesumbar "merem aja Pertamina untung."

"Pak Presiden @jokowi yang saya hormati, setelah melihat kinerja dan perilaku saudara @basuki_btp
sebagai Komut @pertamina. Saya usulkan ke pak  @jokowi & pak Menteri @erickthohir untuk mencopot saudara BTP dari jabatannya karena menimbulkan kegaduhan dan Kinerja yang bersangkutan juga biasa-biasa saja," tulis Andre dikutip Wartakotalive.com dari akun Twitternya, Selasa (15/9/2020).

Ahok marah kepada Perum Peruri

Pada kesempatan berbeda, Ahok mengungkapkan rasa kecewanya terhadap perusahan BUMN yakni Perum Percetakan Uang RI (Peruri).

Pasalnya, perusahan yang bergerak di bidang percetakan uang ini meminta uang sebesar Rp 500 miliar kepada Pertamina untuk proses paperless.

Halaman
1234
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved