Breaking News:

Ada Temuan Covid-19, Satu Perusahaan di Jakarta Utara Ditutup Sementara

Satu perusahaan bergerak di bidang pengelolaan apartemen di kawasan Pademangan, Jakarta Utara ditutup sementara karena adanya temuan kasus Covid-19.

Warta Kota/Nur Ichsan
Aparat gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan sedang melakukan operasi yustisi protokol Covid-19 di Jalan Daan Mogot Km 15, tepatnya di depan Pos Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, Kalideres, Senin (14/9/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Satu perusahaan bergerak di bidang pengelolaan apartemen yang berada di kawasan Pademangan, Jakarta Utara ditutup sementara karena adanya temuan kasus Covid-19.

Kepala Suku Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Energi Jakarta Utara Gatot Subroto mengatakan ada satu perusahaan yang terpaksa ditutup sementara.

Berdasarkan hasil pengawasan pada hari pertama penerapan kembali PSBB pada Senin (14/9) lalu, penutupan sementara dilakukan karena ada salah satu petingginya yang terpapar Covid-19.

Prostitusi Online di Apartemen Dibongkar di Tangerang, 3 Tersangka Diamankan

"Pemimpin tertingginya yang kena. Kenanya kan dari luar, karena di situ ada karyawannya, itu pengaduan kita tindaklanjuti,” kata Gatot, Selasa (15/9/2020).

Berdasarkan laporan itu, petugas lalu mengecek lokasi dan pihak perusahaan sudah berinisiatif melakukan penutupan serta menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Gatot menambahkan nantinya perusahaan itu ditutup selama 3 x 24 jam. Selain itu juga para karyawan diwajibkan untuk mengikuti rapid dan swab test.

Satu dari Dua Maling Brankas di Apartemen Ternyata Sopir Pribadi yang Ambil Kartu Akses Majikannya

"Kita sudah memberikan BAP lah untuk menutup selama tiga hari dan semua karyawannya juga dilakukan rapid test," ucap Gatot.

Sebelumnya Suku Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Energi Jakarta Utara membentuk tim pengawas untuk memantau protokol kesehatan di perkantoran selama penerapan kembali PSBB.

Ada lima tim pengawas perkantoran dimana masing-masing tim berisi empat orang sehingga total ada 20 petugas.

Mereka nantinya akan mengawasi protokol kesehatan perkantoran selama penerapan PSBB ketat.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved