Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Tak Cuma Batasi Jam Operasional, DKI Juga Kurangi Jumlah Penumpang Angkutan Umum Selama PSBB

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pembatasan ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Warga antre untuk melanjutkan perjalanan menggunakan bus Transjakarta di Halte Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2020). 

WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Selain membatasi jam operasional angkutan umum, Pemprov DKI Jakarta juga mengurangi jumlah penumpang saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Senin (14/9/2020).

Angkutan umum itu di antaranya KRL Commuter Line, MRT, LRT, Transjakarta, angkutan umum reguler, dan kapal angkutan perairan Kepulauan Seribu.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pembatasan ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.

Sekjen PDIP: Tiba-tiba Mengerem Tanpa Sinyal, Itu Pemimpin yang Tidak Berpikir Strategis

Bahkan, pihaknya telah menyiapkan secara rinci petunjuk teknisnya melalui SK Kadishub DKI Jakarta Nomor 156 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan PSBB Bidang Transportasi.

“Kami berharap para operator kendaraan umum dan juga para pemilik kendaraan pribadi dapat mematuhi serta menjalankan dengan baik petunjuk teknis ini,” ujar Syafrin berdasarkan keterangan tertulis, Senin (14/9/2020).

Syafrin mengatakan, memutus mata rantai Covid-19 adalah kerja bersama.

PERNYATAAN Lengkap Anies Baswedan Umumkan Kepastian PSBB Jakarta: Pertolongan Allah akan Datang

Termasuk, dalam mobilitas masyarakat sehari-hari, sehingga perlu kedisiplinan tinggi untuk keselamatan bersama.

Untuk penumpang MRT Jakarta, jumlah maksimal penumpang yang boleh diangkut adalah 60 orang per kereta.

Sedangkan kereta LRT Jakarta maksimal penumpang yang diangkut 30 orang, lalu penumpang KRL Commuter Line yang diangkut maksimal 74 orang per kereta.

Ditanya Soekarno Apa yang Dibutuhkan Rakyat, Megawati: Untung Saya Pintar, Saya Jawab Makan, Pak

“Kemudian untuk kereta api jarak jauh maksimal yang diangkut untuk eksekutif 25 orang, sedangkan bisnis dan ekonomi masing-masing 30 orang,” jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved