Breaking News:

Pendeta Cabuli Jemaatnya ini Dituntut 10 Tahun Penjara, Denda Rp100 Juta, Keluarga Korban Bersyukur

Oknum pendeta itu didakwa melanggar Pasal 82 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dalam sidang tertutup di PN Surabaya.

Tribunnews.com
Ilustrasi penjara 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus oknum pendeta Hanny Layantara yang setubuhi jemaatnya di Surabaya memasuki sidang tuntutan.

Pendeta tersebut dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) hukuman penjara 10 tahun dan denda Rp 100 juta atas perbuatannya menyetubuhi jemaatnya selama bertahun-tahun.

Keluarga korban yang mendengar tuntutan JPU itu pun mengaku bersyukur.

 Tim Indonesia Mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020, ini 3 Alasan Utamanya

• Bebas Setelah 2 Tahun Mendekam di Lapas Cipinang, ini Perjalanan Kasus Idrus Marham

Dilansir dari TribunSurya, Senin (14/9/2020), dalam sidang yang berlangsung secara online di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan untuk oknum pendeta tersebut.

Oknum pendeta itu didakwa melanggar Pasal 82 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dalam sidang tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Selain hukuman badan terdakwa juga dijatuhi denda sebesar Rp 100 juta subsider enam bulan pidana.

Juru bicara keluarga korban, Bethania Thenu usai pembacaan tuntutan mengaku bersyukur atas tuntutan tersebut.

Dengan tuntutan 10 tahun penjara, dia menilai JPU telah menjalankan penegakan hukum tanpa pandang bulu.

“Ini bukti hukum kita berlaku untuk semua warga negara. Tidak lepas dia itu siapa. Jika kita melakukan pelanggaran hukum itu ada sanksinya,” ujarnya, Senin (14/9/2020).

Sebagai perwakilan dari keluarga korban IW, dia berharap nantinya majelis hakim bisa memberi putusan yang bijak.

Perjuangan untuk mendapatkan putusan yang adil, kata dia, bukan hanya perjuangan IW, melainkan perjuangan seluruh anak-anak Indonesia yang menjadi korban pelecehan seksual.

Halaman
12
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved