Breaking News:

Berita Internasional

Cerita PSK Sulitnya Mencari Biaya Hidup di Masa Pandemi Covid-19: Kami Tidak Pegang Uang Sama Sekali

Di masa pandemi virus corona atau Covid-19 saat ini, para pekerja seks komersial atau PSK jadi ikut merasakan dampaknya.

Editor: Panji Baskhara
Warta Kota
Ilustrasi - pekerja seks komersial (PSK) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Di masa pandemi virus corona atau Covid-19, para pekerja seks komersial atau PSK terdampak.

Sebab, para PSK saat ini tengah minim mendapatkan pekerjaan dan sejumlah uang di masa pandemi Covid-19.

Maka itu, para PSK cari cara menyambung hidup di masa pandemi virus corona yang sedang melanda di seluruh dunia.

Dari tiga kota di Taiwan, Argentina dan India yang melegalkan pekerjaan seks komersil, tiga PSK berbagi kisah tentang cara mereka bertahan hidup di tengah pandemi dan karantina wilayah.

PSK di Depok Barat Tewas di Kamar Hotel Setelah Layani Pelanggan, Suaminya Menunggu di Kamar Berbeda

Kisah Dinda PSK Tangerang Bertarif Rp1,5 Juta Sekali Kencan, Sehari Layani Delapan Pria Sekaligus

Bagaimana Cara PSK Dapat Pelanggan saat Wabah Virus Corona? Ternyata Begini Strateginya

Di Taiwan, pada April lalu, semua pusat hiburan malam ditutup karena terdapat satu kasus positif Covid-19 di Taipei.

Seorang pemandu lagu dari Kota Taichung, terkena imbasnya.

Tidak ada lagi pekerjaan baginya untuk menyambung hidup.

Meski sudah memutar otak untuk membiayai dia dan anak satu-satunya selama pandemi, penghasilan yang ia dapatkan dari berjualan puding, belum bisa menutupi pengeluaran sehari-harinya.

Menyeberang ke Cordoba, Argentina, seorang gigolo menjadikan momen karantina wilayah sebagai ajang instrospeksi diri.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved