Breaking News:

PSBB Tangsel

Tangsel Kini Zona Merah, Dinas Kesehatan Setempat Akui Belum Terapkan PSBB Ketat

"Iya hari ini zona merah. Mulai kemarin pas vicon (video conference) sama BNPB. Yang menentukan zonanya merah salah satunya penambahan kasus

Penulis: Rizki Amana | Editor: Wito Karyono
Warta Kota/Rizki Amana
Ilustrasi: Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie sedang mengikuti rapid test massal di halaman Kantor Dinkes Kota Tangsel, Sabtu (29/8/2020). Tangsel kini zona merah 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Laman Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, menetapkan wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai kawasan risiko tinggi penularan infeksi covid-19 per tanggal 11 September 2020.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan (Plt Kadinkes) Kota Tangsel, Deden Deny mengaku adanya status baru bagi wilayah kerjanya itu disebabkan kenaikan kasus infeksi covid-19.

"Iya hari ini zona merah. Mulai kemarin pas vicon (video conference) sama BNPB. Yang menentukan zonanya merah, oranye, kuning, ya itu salah satunya penambahan kasus," kata Deden saat dikonfirmasi, Tangsel, Jumat (11/9/2020).

Jelang Penetapan Calon, KPU Kota Tangsel Mengaku Beri Peringatan Tegas Penerapan Protokol Kesehatan

Kepala Disperindag Kota Tangsel Maya Mardiana Sebut Peremajaan Gedung Pasar Ciputat Sesuai SNI

"Yang suspect, yang terkonfirmasi yang meninggal. Itu menjadi salah satu komponen yang menentukan zona," imbuhnya.

Kendati telah ditetapkan sebagai wilayah berisiko tinggi penularan infeksi covid-19, Deden mengaku pihak otoritas Kota Tangsel belum memperketat aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Menurutnya pihaknya masih menerapkan aturan PSBB yang diatur melalui Peraturan Wali Kota Tangsel Nomor 42 Tahun 2020 perubahan kelima atas Perwal Kota Tangsel Nomor 13 Tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB dalam rangka penanganan covid-19.

Tanpa Mengurangi Manfaat, Pemerintah Relaksasi Iuran BPJAMSOSTEK

Adapun penerapan PSBB Kota Tangsel diberlakukan sejak 6 Septmber 2020 hingga empat belas hari ke depan.

"Razia sudah mulai ya, kemarin di Serpong, salah satunya untuk menekan peningkatan kasus. Termasuk juga meningkatkan disiplin warga untuk peduli protokol kesehatan," jelas Deden.

"Masih didiskusikan (perketat aturan PSBB-red), tingkat pimpinan yang menentukan. Tapi yang jelas data perhari kita laporkan ke pimpinan," tandasnya.

Razia PSBB

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved