Virus Corona

Terimbas Pandemi Virus Corona PT Prospek Duta Sukses Umumkan Solusi Bagi Seluruh Kreditur

Terimbas Pandemi Virus Corona PT Prospek Duta Sukses Umumkan Solusi Bagi Seluruh Kreditur. Solusi itu diharapkan dapat menjawab keresahan kreditur

Editor: Dwi Rizki
Terimbas Pandemi Virus Corona PT Prospek Duta Sukses Umumkan Solusi Bagi Seluruh Kreditur
Kompas.com
Iustrasi Krisis Keuangan

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi virus corona atau covid-19 melemahkan ekonomi secara nasional.

PT Prospek Duta Sukses (PDS), pengembang proyek apartemen mewah Antasari’45 di Kawasan Jakarta Selatan pun terimbas wabah tersebut.

Terkait hal tersebut, PDS mengumumkan solusi terhadap masalah keuangan perusahaan terhadap seluruh kreditur.

Solusi yang diputuskan setelah pertemuan pada Kamis (3/9/2020) lalu itu diungkapkan Direktur Utama PT Prospek Duta Sukses (PDS) Wahyu Hartanto menyetujui dua keputusan. 

Keputusan pertama, mayoritas kreditur separatis telah menyetujui proposal yang diajukan oleh PDS, di mana salah satu poin penyelesaian adalah perusahaan akan mengundang investor baru.

Investor diharapkan dapat menyuntikkan dana guna penyelesaian utang dan menormalisasi operasional perusahaan, sehingga proyek Antasari’45 bisa dilanjutkan Kembali.

Kedua, bahwa Perusahaan saat ini telah menerima komitmen dari dua calon investor serius yang siap memenuhi persyaratan yang ditentukan Perusahaan, setelah mayoritas kreditur menyetujui.

Kedua investor dipastikan memiliki profil dan kredibilitas tinggi untuk memberikan rasa nyaman dan kepastian bagi seluruh kreditur dan konsumen.

“Sebagai pimpinan perusahaan, saya tegaskan bahwa proposal yang kami ajukan di hadapan kreditur adalah rencana dan aksi nyata yang kredibel dan bisa dianggap solusi permanen bagi masalah keuangan perusahaan," ungkap Wahyu Hartanto dalam siaran tertulis pada Kamis (9/9/2020).

"Inilah yang menyebabkan prosesnya agak lama, karena kami betul-betul mencari investor yang bukan hanya kuat permodalannya tapi juga memiliki komitmen dan visi yang sama dengan kami yaitu untuk menyelesaikan tanggung jawab dan komitmen perusahaan terhadap konsumen dan kreditur, seperti yang sudah disepakati," tambahnya.

Anies Kembali Berlakukan PSBB Jakarta Total, PT KAI Revisi Sejumlah Kebijakan Terkait Perjalanan KA

Wahyu menambahkan, dalam situasi perekonomian yang sangat sulit dan tidak pasti seperti sekarang ini, hal terpenting bukan seberapa besar sebuah perusahaan untuk bisa diandalkan sebagai solusi.

tetapi hal paling penting menurutnya adalah nilai-nilai, track record dan komitmen untuk terus tumbuh dengan cara-cara yang mengedepankan etika dan tata Kelola perusahaan yang baik, khususnya dalam situasi sulit seperti sekarang ini.

"Dua grup calon investor yang sudah mengirimkan pernyataan serius memenuhi semua kriteria tersebut. Jadi kami tidak khawatir siapapun yang terpilih akan sama bagusnya bagi kita semua,” tambah Wahyu.

Kasus Narkoba di Tangsel Meningkat, Saraswati Ingatkan Orangtua Waspadai Narkoba pada Anak-anak

Walau begitu, Wahyu belum dapat membukanya karena terikat perjanjian kerahasiaan sebagai bagian dari keseluruhan proses restrukturisasi keuangan dan organisasi perusahaan.

Dalam beberapa hari ke depan, menurut Wahyu, Perusahaan sudah dapat menentukan calon investor terpilih.

Wahyu meyakini kabar gembira ini dapat menepis kabar dan berita miring yang mengatakan perusahaan akan lari dari tanggung jawab, bahkan tuduhan dugaan penggelapan dan penipuan.

“Tapi kami bisa mengerti kepanikan konsumen, situasi seperti sekarang ini memang baru bagi semua pihak. Oleh karena itu kuncinya adalah kerjasama bukan saling mencurigai," jelas Wahyu Hartanto.

'Dengan kabar ini, yang terpenting kami bisa membuktikan janji kami kepada konsumen dan kreditur, sehingga tidak ada pihak ekternal yang mengambil keuntungan sesaat," tutupnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved