Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Pelanggar Adaptasi Tatanan Hidup Baru di Bekasi Belum Disanksi, Rahmat Effendi: Kami Masih Humble

Pemkot Bekasi hingga kini belum memberlakukan denda bagi masyarakat yang tak mengenakan masker saat adaptasi tatanan hidup baru (ATHB).

WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat ditemui di Mapolrestro Bekasi Kota, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/9/2020). 

WARTAKOTALIVE, BEKASI - Pemkot Bekasi hingga kini belum memberlakukan denda bagi masyarakat yang tak mengenakan masker saat adaptasi tatanan hidup baru (ATHB).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya masih memberikan toleransi kepada masyarakat dengan cara memberitahukan aturan secara persuasif.

"Belum (ada denda), kami masih persuasif, masih humble," ujar Rahmat di Mapolrestro Bekasi Kota, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/9/2020).

Ditanya Apakah Bersedia Dicalonkan Jadi Presiden, Ahok: Yang Pasti Partai Saya PDIP

Saat ini, Kota Bekasi masih memberlakukan status perpanjangan masa ATHB terhitung sejak 3 September hingga 2 Oktober 2020.

Masa perpanjangan ATHB di Kota Bekasi ini salah satu poin dalam Keputusan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Nomor Surat 300/Kep.461-BPBD/IX/2020 Tentang Perpanjangan Kedua Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) Masyarakat Produktif Aman Covid-19 di Kota Bekasi.

Meski tak memberlakukan sanksi berupa denda, Rahmat menegaskan jajaran 3 pilar masih sangat aktif menyosialisasikan protokol kesehatan dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19.

Tolak Permohonan Anies Baswedan, Menteri PUPR: Bemo Saja Tidak Boleh Masuk Tol, Apalagi Sepeda

"Kan tetap berjalan. Sekarang ini ada karantina terbatas wilayah di RW atau siaga RW, Pak Kapolres fokus zero criminal, Pak Dandim fokus ketahanan pangan."

"Pemkot fokus penanganan Covid-19. Sudah berjalan. Adaptasi tatanan baru dan masyarakat aman Covid-19 tetap berjalan. Hanya tidak diekspose saja. Sudah masif," ungkap Rahmat.

Wilayahnya yang saat ini sedang fokus pada penanggulangan peningkatan klaster keluarga juga berencana memindahkan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, menuju Stadion Patriot Candrabhaga.

Lewat We Are the Future, SOS Children’s Villages dan Allianz Cetak Anak Muda Indonesia Siap Kerja

"Peningkatan kasus, terutama klaster keluarga di Bekasi ini ada 196 kasus, kurang lebih jumlahnya 512 jiwa."

Halaman
1234
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved