Breaking News:

PSSI

Pengamat Sepak Bola, Mohamad Kusnaeni, Anggap Timnas U-19 Dapat Keuntungan dari Kroasia

Kekalahan 1-7 yang dialami Timnas Indonesia U-19 dari Timnas Kroasia U-19, Selasa (08/09/2020) malam membuat kecewa publik sepak bola Tanah Air.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Sigit Nugroho
Instagram
Pengamat sepakbola Mohamad Kusnaeni 

Namun, kekalahan itu justru membawa kabar baik.

Kini, publik sepak bola dalam negeri mengetahui peta kekuatan lawan yang akan dihadapi oleh Timnas U-19 di Piala Dunia U-20 2021, di Indonesia.

Kata pengamat sepak bola Indonesia, Mohamad Kusnaeni, Timnas U-19 beruntung masih punya waktu sebelum Piala Dunia U-20 2021 digelar.

David Maulana dan kawan-kawan memiliki waktu berproses untuk meningkatkan performa.

"Saya mengerti publik sepak bola nasional sangat terpukul oleh kekalahan 1-7 dari Kroasia. Itu adalah hasil yang jauh dari ekspektasi kita," kata Kusnaeni.

"Tetapi menurut saya, kekalahan itu sebagai hal yang positif. Ini bagian pahit yang tak terpisahkan dari proses pembentukan tim," ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Bung Kus itu menyatakan, pecinta sepak bola Indonesia harus menyadari bahwa target utama Timnas U-19 adalah di Piala Dunia U-20 2021.

"Kalau mau aman, Pelatih Shin Tae-yong) akan tetap menggelar TC di Jakarta dan beruji coba melawan tim-tim lokal. Hasilnya, mungkin selalu menang dan panen pujian. Tetapi, apa manfaatnya bagi proses pembentukan tim. Kita jadi terlena dan di Piala Dunia nanti mungkin malah babak belur," tuturnya.

Kusnaeni menjelaskan, Tae-yong membawa timnya ke Kroasia untuk memberi gambaran realita kekuatan calon-calon lawan Indonesia di Piala Dunia U-20 2021.

Timnas U-19 akan menghadapi lawan yang fisiknya lebih kuat dan staminanya lebih bugar.

Selain itu permainan lebih terorganisasi serta setiap pemain sangat percaya diri.

"Timnas U-19 tidak memiliki semua itu. Yang dimiliki sekarang adalah pelajaran dan pengalaman dari hasil-hasil mengecewakan ini. Waktu sisa inilah yang akan dimanfaatkan Shin Tae-yong untuk membangun timnya dari dua aspek yang paling mendasar, fisik, dan mental," tuturnya.

"Sabar menjalani proses akan membentuk Timnas U-19 lebih berkualitas," tambahnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved