Buronan Kejaksaan Agung

Jaksa Pinangki Sewa Apartemen Rp 75 Juta per Bulan, Duit dari Djoko Tjandra Diduga Mengalir ke Adik

Jaksa Pinangki Sirna Malasari menggunakan uang suap dari Djoko Tjandra, untuk sejumlah kebutuhan pribadi.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/IGMAN IBRAHIM
Pinangki Sirna Malasari, tersangka kasus korupsi kepengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA), mengenakan baju tahanan berwarna pink dan tangan diborgol, usai diperiksa penyidik Bareskrim Polri di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus), Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2020). Dia diperiksa selama lebih dari 8 jam di gedung tersebut. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Jaksa Pinangki Sirna Malasari menggunakan uang suap dari Djoko Tjandra, untuk sejumlah kebutuhan pribadi.

Salah satu yang paling anyar adalah uang sewa apartemen yang mencapai Rp 75 juta per bulan.

Hal itu disampaikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Febrie Ardiansyah.

Mantan Jamintel Pernah Telepon Djoko Tjandra Saat Masih Buron, Kejaksaan Agung Belum Niat Periksa

Menurutnya, pihaknya mengendus ada dugaan Pinangki menggunakan uang tersebut untuk biaya sewa apartemen.

"(Pinangki) sewa apartemen sebulan Rp 75 juta kalau tidak salah," kata Febrie di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Namun demikian, ia tidak menjelaskan lebih lanjut terkait lokasi apartemen yang disewa oleh jaksa Pinangki.

DAFTAR 5 Provinsi Paling Banyak Terima Subsidi Gaji Rp 600 Ribu dari Pemerintah, Jakarta Nomor Satu

Dia hanya menyampaikan uang itu telah dipakai oleh tersangka untuk sejumlah peruntukkan.

"Sisanya kan dikejar oleh penyidik beli BMW, bayar biaya perawatan," ungkapnya.

Di sisi lain, Febrie menyampaikan penyidik masih menggali apakah Pinangki juga telah menyebar uang Rp 7 milliar dari Djoko Tjandra ke sejumlah pihak.

Untung Rugi Mulyadi-Ali Mukhni Kembalikan Dukungan PDIP di Pilgub Sumbar, Semua Keputusan Berisiko

Sementara, pihaknya baru mengetahui uang itu disebar kepada pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, sebesar Rp 500 juta.

"Hingga saat ini fakta hukum masih dikuasai oleh Pinangki."

"Karena ini kan uang muka, terus ribut dia kan enggak jadi, kemudian beralih PK ke Anita," paparnya.

Pengelola Apartemen Diperiksa

Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung kembali memeriksa sejumlah saksi dalam kasus gratifikasi pengurusan fatwa MA antara jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra, Selasa (8/9/2020).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved