Breaking News:

Jurnalis Arab Saudi Hilang

Kecewa 5 Pembunuh Jamal Khashoggi Batal Dihukum Mati, Turki: Siapa yang Ingin Dia Mati?

Jamal Khashoggi (59), dicekik dan dimutilasi oleh sekelompok orang Arab Saudi yang terdiri dari 15 orang, menurut para pejabat Turki.

inquisitr.com
JAMAL Khashoggi, Jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di kantor konsulat Arab Saudi di Turki pada Oktober 2018. Senin (7/9/2020), 5 dari 8 pembunuhnya batal dihukum mati. 

"Kami masih belum tahu apa yang terjadi dengan jasad Khashoggi, siapa yang ingin dia mati atau apakah ada kolaborator lokal - yang menimbulkan keraguan atas kredibilitas proses hukum di KSA (Kerajaan Arab Saudi)..." 

WARTAKOTALIVE.COM, ISTANBUL - Putusan pengadilan Arab Saudi yang membatalkan hukuman mati bagi lima pembunuh jurnalis Jamal Khashoggi, Senin (7/9/2020), tidak memenuhi harapan dunia.

Kolumnis Washington Post dan kritikus terhadap Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman atau Pangeran MBS, Jamal Khashoggi (59), dicekik dan dimutilasi oleh sekelompok orang Arab Saudi yang terdiri dari 15 orang, menurut para pejabat Turki.

Hingga kini jenazah Jamal Khashoggi belum ditemukan.

5 Hukuman Mati Dibatalkan, Tunangan Jamal Khashoggi: Siapa Bertanggung Jawab? Di Mana Jenazahnya?

"Putusan final yang dikeluarkan pengadilan Saudi hari ini mengenai eksekusi jurnalis Jamal Khashoggi di dalam Konsulat Kerajaan di Istanbul tidak memenuhi harapan Turki dan masyarakat internasional,"  tulis Fahrettin Altun direktur komunikasi kepresidenan Turki, di Twitter.

Total 8 terdakwa yang tidak disebut namanya itu dijatuhi hukuman penjara 7-20 tahun.

"Lima dari terpidana dijatuhi hukuman 20 tahun penjara dan tiga lainnya dipenjara 7-10 tahun," kata media pemerintah Saudi Press Agency (SPA) mengutip juru bicara jaksa penuntut umum.

Diberitakan AFP, putusan itu dikeluarkan setelah putra Khashoggi "mengampuni" para pembunuh ayahnya pada Mei lalu, yang membuka jalan bagi hukuman lebih ringan.

UPDATE Dengan Alasan Keluarga Mengampuni, 5 Pembunuh Jurnalis Jamal Khashoggi Batal Dihukum Mati

"Kami masih belum tahu apa yang terjadi dengan jasad Khashoggi, siapa yang ingin dia mati atau apakah ada kolaborator lokal - yang menimbulkan keraguan atas kredibilitas proses hukum di KSA (Kerajaan Arab Saudi)," kicau Altun dalam utasnya di Twitter.

Dia juga mendesak otoritas Arab Saudi bekerja sama dengan penyelidikan yang Turki lakukan sendiri atas pembunuhan itu.

Halaman
1234
Editor: Fred Mahatma TIS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved