Sabtu, 2 Mei 2026

Pilkada Depok

Bawaslu Kota Depok Segera Tangani Kampanye Hitam di Pilkada Depok

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Metro Depok terkait adanya ujaran kebencian di dalam kampanye hitam tersebut.

Tayang:
Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Pasangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono mendaftar ke KPU Kota Depok, Minggu (6/9/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok akan bergerak cepat menangani kampanye hitam yang sudah mulai muncul di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Depok 2020.

Kampanye hitam tersebut berupa spanduk bernada provokatif.

Spanduk tersebut mengaitkan nama Muhammadiyah Kota Depok. Tercatat ada dua lokasi pemasangan spanduk tersebut.

 Pertama di kawasan Cinangka, Sawangan, dan di kawasan Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Kota Depok.

"Akan kami tangani segera kasus ini. Kami memang belum mendapatkan laporan dan juga belum mendapatkan data yang sebenarnya," kata Anggota Bawaslu Kota Depok, Andriansyah, Senin (7/9/2020).

Menurut Andriansyah, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Metro Depok terkait adanya ujaran kebencian di dalam kampanye hitam tersebut.

"Kami sedang dalami kasus ini. Ini kan mencatut nama organisasi tertentu. Makanya kami akan segera tindaklanjuti," tandasnya.

Andriansyah menyatakan bahwa perlaksanaan tahapan Pilkada Depok di tengah pandemi Covid-19 sudah dilakukan dengan benar oleh KPU Kota Depok.

KPU Kota Depok sudah menerapkan protokol kesehataan saat pendaftaran pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.

"KPU Kota Depok sudah menjalankan penerapan protokol kesehatan dengan baik, sehingga pendaftaraan berjalan dengan lancar. Persyaratan administrasi juga rata-rata lengkap, karena sosialiasi dilakukan," tuturnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved