Breaking News:

Belum Adanya Kolam Renang Tertutup Jadi Kendala Lima Cabor Renang Kabupaten Bogor Raih Emas di PORDA

“Melalui penyaringan atlet ini, kami yakin bisa unggul di BK Porda 2021 dan dapat meraih 25 mendali emas di Porda Jabar 2022,” ungkapnya.

Warta Kota/Hironimus Rama
Kabid Pembinaan dan Prestasi Cabor Renang Kabupaten Bogor Yuliati Kangsuri (kiri), Ketua Umum IPSI Kabupaten Bogor M.Khairul (ketiga dari kanan), dan Kabid Pembinaan dan Prestasi Cabor Pentanque Kabupaten Bogor Deni Irawan (kanan) usai acara talk show Bogor Sport di Radio Teman 95,3 FM, Jumat (4/9/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR --- Pihak Pembinaan dan Prestasi Cabang Olahraga (Cabor) Renang Kabupaten Bogor kini tengah melakukan penyaringan untuk mendapatkan atlet dengan catatan waktu terbaik untuk lima cabor yakni renang indah, loncat indah, polo air, dan master.

Lima cabor ini akan diturunkan di kegiatan akbar Babak Kualifikasi (BK) PORDA Jabar 2021 dan PORDA JABAR 2022.

“Untuk latihan baru bisa rutin kami laksanakan mulai pekan ini, karena sejak Februari kolam renang ditutup untuk latihan,” kata Kabid Pembinaan dan Prestasi Cabor Renang Kabupaten Bogor, Yuliati Kangsuri, dalam acara Bogor Sport di Radio Teman 95,3 FM, Jumat (4/9).

Menurut dia, kendala yang dihadapi selama ini adalah belum adanya kolam renang tertutup, sehingga sarana latihan masih menggunakan kolam renang umum.

Untuk mencapai target itu, beberapa cabang olehraga (cabor) seperti Pencak Silat, Renang dan Pentanque, tengah rutin melakukan pembinaan para atlet.

“Melalui penyaringan atlet ini, kami yakin bisa unggul di BK Porda 2021 dan dapat meraih 25 mendali emas di Porda Jabar 2022,” ungkapnya.

Sementara Kabid Pembinaan dan Prestasi Cabor Pentanque Kabupaten Bogor, Deni Irawan menuturkan, sebagai cabang olahraga yang terbilang baru, Pentanque terus melakukan peningkatan pembinaan atlet.

“Sosialisasi juga terus dilakukan ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Bogor. Bahkan saat ini telah terbentuk koordinator cabor pentanque di tiap kecamatan,” paparnya.

Deni menanbahkan banyak program yang harus ditunda karena pendemi Covid-19 ini, seperti pelatihan wasit dan pelatihan kompetisi internasional sebagai sarana peningkatan kualitas atlet.

Ketua Umum IPSI Kabupaten Bogor, M.Khairul mengungkapkan, di tengah kondisi pandemi Covid-19 pembinaan dan latihan dilakukan melalui media daring.

Meski demikian, ia optimis dapat menjadi juara umum dengan target raihan enam emas.

Karena berdasarkan pengalaman Kabupaten Bogor dinilai terkuat lima tahun terakhir ini baik di PORDA dan POPDA.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved