Breaking News:

PSBB Tangerang Raya

Alasan Kasus Covid-19 Meningkat, Mulai Senin (7/9) Gubernur Banten Berlakukan PSBB di Semua Wilayah

Gubernur Banten Wahidin Halim mulai 7 September 2020 akan segera berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar di seluruh kabupaten/kota di wilayahnya

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim mulai 7 September 2020 berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh kabupaten/kota di wilayahnya. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim mulai 7 September 2020 akan segera berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh kabupaten/kota di wilayahnya.

Hal ini menyusul dengan adanya tren kasus Covid-19 di 8 kabupaten/kota di Provinsi Banten meningkat cukup signifikan.

Hal ini diungkapkan Gubernur Banten sesaat setelah mendapatkan laporan terakhir dari Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Banten Ati Pramudji pada Minggu (6/9/2020) yang menyatakan jika zona risiko di setiap kabupaten/kota di Banten cenderung meningkat .

Petugas Pemakaman TPU Buniayu Kabupaten Tangerang Kerepotan Gara-gara Ini

Seperti diketahui jika Zona Risiko Covid-19 ditandai dengan indikator 0 - 1.8 masuk dalam Zona Merah dengan Risiko Tinggi, 1.9 - 2.4 merupakan Zona Orange Risiko Sedang, Angka 2,5 - 3,0 Zona Kuning Risiko Rendah serta Zona Hijau yang merupakan zona tidak terdampak dan tidak tercatat kasus Covid-19 positif.

"Tidak ada rapat evaluasi PSBB tahap 10 atau perpanjangan PSBB ke 9 di Banten.

"PSBB segera diperpanjang dan sekarang berlaku untuk seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten," ujar pria yang akrab disapa WH dalam keterangannya kepada Warta Kota, Minggu (6/9/2020).

Pimpinan DPRD DKI Minta Anies Kembali Berikan Masker Kain Gratis kepada Warganya, Ini Alasannya

Selanjutnya dikatakan Gubernur, dari sejak sebelumnya Banten tidak pernah terpengaruh dengan kondisi maupun istilah apapun yang terpenting tetap konsen terhadap penanggulangan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

"Berkali-kali saya ingatkan, adanya kelonggaran akan banyak pelanggaran. Mobilisasi warga yang tidak terkontrol di daerah lain berefek pada wilayah lainnya. Dan saat ini banyak terjadi di Banten hingga kembali masuk ke zona resiko tinggi," ucapnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved