Breaking News:

Pilkada Depok

Aktivis '98 Rama Pratama Sebut Pradi-Afifah Lawan Enteng PKS di Pilkada Depok 2020

Rama Pratama mengatakan, pasangan Idris - Imam memiliki kesempatan menang lebih besar karena dilihat dari militansi partai pengusungnya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota
Rama Pratama saat berfoto bersama para pendukung dan tim kampanye nya seusai acara deklarasi dirinya sebagai Calon Wali Kota Depok di Grand Depok City, Sukmajaya, Depok, Rabu (15/1/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Walaupun gagal dalam bursa bakal calon wali kota Depok, Rama Pratama memiliki pandangannya sendiri terkait perlawanan dua kubu bakal calon wali kota dan wakil wali kota Depok 2020.

Yakni antara pasangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono melawan Pradi Supriatna-Afifah Alia.

Rama pun menilai, jika melihat pertahanan kedua kubu dimana Idris - Imam diusung partai parlemen yakni PPP, PKS, Partai Demokrat, dan non parlemen Partai Berkarya dengan total perolehan 17 kursi di parlemen.

Video: Mendagri Tito Karnavian, Bakal Calon Pimpinan Daerah Harus Patuhi Aturan KPU

Sedangkan lawannya yakni Pradi - Afifah diusung 12 partai parlemen dan non parlemen dengan total perolehan 33 kursi.

Rama yang pernah menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009 ini mengatakan, pasangan Idris - Imam memiliki kesempatan menang lebih besar karena dilihat dari militansi partai pengusungnya.

 Koalisi TAS Sepakat Ubah Jadwal Deklarasi dan Pendaftaran Bakal Calon ke KPU Kota Depok

 Update Pilkada Surabaya 2020: Pengamat Beberkan Faktor Kekuatan Eri-Armuji yang Diusung PDIP

"Menurut saya, Pradi-Afifah sih lawan enteng lah buat PKS Depok. Karena kapasitas dan ketokohan pasangan ini saya nilai akan kurang mampu menaikkan partisipasi pemilih Depok yang golputnya selalu di atas 50 persen dari pilkada ke pilkada," papar Rama saat dihubungi Warta Kota, Sabtu (5/9/2020).

Jumlah golput itu pun diprediksi Aktivis '98 ini dapat bertambah memingat pandemi Cpvid-19 yang bisa membuat para pemilih tidak peduli akan penyelenggaraan pesta demokrasi yang sedianya berlangsung pada 9 Desember 2020.

Sementara itu, pria yang pernah menjadi kader PKS ini mengatakan, mesin politik PKS sudah memastikan sekitar 200 ribu pemilihnya akan datang ke tempat pemungutan suara (TPS).

"Dengan kondisi tidak ada lawan dengan kapasitas ketokohan yang patut diperhitungkan seperti sekarang ini, saya malah sudah kasih selamat buat PKS untuk kembali akan memimpin depok selama 3 periode ke depan," tutur Rama.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved