Breaking News:

Virus Corona

WHO: Tingkat Kemanjuran Vaksin Covid-19 yang Diuji Coba Belum Sampai 50 Persen

WHO belum bisa memastikan vaksinasi anti-Covid-19 massal bisa dilakukan pada pertengahan tahun depan.

Penulis: Sri Handriyatmo Malau | Editor: Yaspen Martinus
khybernews.tv
Ilustrasi 

"Banyak orang telah divaksinasi dan apa yang kita tidak tahu adalah apakah vaksin bekerja."

"Pada tahap ini kita tidak memiliki sinyal yang jelas apakah punya atau tidak memiliki tingkat kemanjuran dan keamanan yang perlu," papar Harris.

Ditentukan oleh Penjual, Harga Vaksin Covid-19 di Indonesia Bakal Beragam

Aliansi vaksin WHO dan GAVI menginisiasi rencana mengalokasikan dana fasilitas COVAX yang dirancang untuk memastikan akses yang adil ke vaksin Covid-19 secara global.

Fokusnya adalah pada vaksinasi pertama orang-orang yang paling berisiko tinggi di setiap negara, seperti petugas kesehatan.

COVAX bertujuan untuk mendapatkan dan memberikan 2 miliar dosis vaksin yang disetujui pada akhir 2021.

Seperti Sales Mobil, Andi Irfan Yakinkan Djoko Tjandra Pakai Jasa Jaksa Pinangki untuk Urus Fatwa MA

"Pada dasarnya, pintu terbuka. Kami terbuka."

"COVAX memastikan semua orang di planet ini akan mendapatkan akses ke vaksin," ucap Harris.

Cuma Berkhasiat 6 Bulan

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan, vaksin Covid-19 tidak bersifat permanen dan hanya bertahan enam bulan.

Ketua Umum Pengurus Besar IDI Daeng Faqih memprediksi, vaksin Covid-19 hanya bertahan dalam jangka waktu enam bulan sejak disuntikkan ke dalam tubuh.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved