Senin, 18 Mei 2026

Film

Semakin Banyak Pilihan Platform Digital Nonton Film, Frederica: Ini Bukan Kanibal Bagi Bioskop

Direktur Klik Film Frederica menyebutkan, hadirnya banyak aplikasi digital nonton film di Indonesia bukan merupakan kanibal bagi bioskop.

Tayang:
Dokumentasi Klik Film
Saat pandemi Covid-19 masih menyelimuti dunia dan Indonesia, Klik Film menghadirkan tujuh film dengan beragam cerita menarik. Tujuh film itu berjudul Lupin lll The First, The Night Clerk, Out Back, Iron Sky, Freaks, Sisters, dan Toby’s Big Adventure. Menurut Frederica, platform digital bukan kanibal bagi bioskop. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bioskop di Indonesia masih belum beroperasi sejak ada pandemi Covid-19 medio Maret 2020.

Hampir 6 bulan ini, bioskop menghentikan pemutaran filmnya hingga waktu yang belum ditentukan.

Meski bioskop masih ditutup, produksi film terus berjalan dan dilakukan para sineas di seluruh dunia.

Aplikasi Klik Film yang dikelola rumah produksi Falcon Pictures menghadirkan film-film berkualitas yang tidak ditayangkan di bioskop Indonesia.
Aplikasi Klik Film yang dikelola rumah produksi Falcon Pictures menghadirkan film-film berkualitas yang tidak ditayangkan di bioskop Indonesia. (istimewa)

Belakangan ini mulai bermunculan aplikasi nonton film yang bisa disaksikan di rumah.

Caranya juga mudah, cukup mengunduh aplikasinya di laptop atau ponsel, para pecinta film bisa melihat film-film terbaru.

Terbaru, aplikasi digital Disney+ mulai bisa diunduh para pecinta film di Indonesia, Sabtu (5/9/2020) ini.

Ada Ratusan Film Antri Tayang di Bioskop, Mengapa Klik Film Memilih Bill & Ted Face The Music?

Hari Ini Bill & Ted Face The Music Perdana di Klik Film, Vino Bastian: Keanu Reeves Jaminan Mutu

Direktur Klik Film Frederica menyebutkan, hadirnya banyak aplikasi digital nonton film di Indonesia bukan merupakan kanibal bagi bioskop.

"Kami juga punya rumah produksi. Income dari bioskop tetap prioritas bagi rumah produksi," kata Frederica berbincang Jumat (4/9/2020).

Aplikasi Klik Film adalah layanan digital nonton film yang dimiliki rumah produksi Falcon Pictures.

Direktur Klik Film Frederica (kedua dari kiri) menemani Adipati Dolken dan Iqbaal Ramadhan menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/8/2019).
Direktur Klik Film Frederica (kedua dari kiri) menemani Adipati Dolken dan Iqbaal Ramadhan menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/8/2019). (Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko)

Menurut Frederica, sampai sekarang bioskop tetap menjadi prioritas rumah produksi untuk memutarkan film-film garapannya.

"Bioskop tetap prioritas karena film juga ditonton banyak orang dan menjadi box office di bioskop," ujar Frederica.

Di satu sisi, platform digital nonton film seperti Klik Film hingga Disney+ ini saat ini menarik sebagai pengganti bioskop.

Ada Tarif Premium Jika Ingin Nonton Film Mulan di Disney+, Begini Cerita Film Unggulan Disney Itu

Disney+ Hotstar Bisa Diakses di Indonesia Hari Ini, Film Mulan Paling Ditunggu Para Pecinta Film

"Terutama selama ada pandemi, platform digital ini sangat dibutuhkan," ujar Frederica.

Apalagi tidak semua film yang diproduksi para sineas bisa diputar di bioskop yang kapasitasnya terbatas.

"Hadirnya platform digital ini bukan kanibal. Ada positioningnya masing-masing," ucap Frederica.

Ilustrasi film.
Ilustrasi film. (wallpaperbetter.com)

Sejak enam bulan terakhir mengelola platform Klik Film, Frederica dan Falcon Pictures selalu mendapatkan hasil positif.

Ada tren kemajuan dan semakin banyak orang mengunduh aplikasi Klik Film. "Sekarang Klik Film bahkan sudah lebih dari satu juta subcriber," kata Frederica.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved