Isu Cina Bakal Bangun Pangkalan Militer di Samudra Hindia, Indonesia Menolak Tegas

Pemerintah Republik Indonesia (RI) secara tegas menolak wilayah NKRI dijadikan pangkalan militer negara manapun, termasuk Cina.

Editor: Yaspen Martinus
Antara/Puspa Perwitasari
MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia (RI) secara tegas menolak wilayah NKRI dijadikan pangkalan militer negara manapun, termasuk Cina.

Hal tersebut ditekankan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, sesuai prinsip politik luar negeri Indonesia.

“Wilayah Indonesia tidak dapat dan tidak akan dijadikan basis atau pangkalan maupun fasilitas militer bagi negara manapun,” tegas Menlu dalam konferensi pers, Jumat (4/9/2020).

REKOR Baru Tambahan 3.622 Pasien Covid-19 di 3 September 2020, DKI Penyumbang Terbanyak 1.359 Orang

Jubir Kemlu Teuku Faizasyah menambahkan, menanggapi isu Laut Cina Selatan, Indonesia mengingatkan negara lain menahan diri.

Dan. menghindari timbulnya ketegangan yang mengakibatkan instabilitas di kawasan.

“Indonesia menggarisbawahi Laut Cina Selatan harus menjadi laut perdamaian."

Perantara Suap Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra Dikabarkan Meninggal, Kejaksaan Agung Selidiki

"Dan juga menggarisbawahi pemanfaat Laut Cina Selatan harus senantiasa berpedoman pada Unclos,” ujarnya.

Laporan Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) menyebut Cina berupaya mengembangkan jaringan logistik militer di kawasan Samudra Hindia.

Laporan Pentagon ‘Military and Security Development Involving the People’s Republic of Cina 2020’ itu menyebut Indonesia menjadi salah satu lokasi fasilitas militer Cina.

1 Oknum Prajurit TNI AU dan 7 Anggota TNI AL Diduga Ikut Rusak dan Bakar Mapolsek Ciracas

Bukan hanya RI, negara lain juga disasar, seperti Myanmar, Thailand, Singapura, Indonesia, Pakistan, dan Sri Lanka, '

Lalu, Uni Emirat Arab, Kenya, Seychelles, Tanzania, Angola, dan Tajikistan, Namibia, Vanuatu, dan Kepulauan Solomon.

Bahkan, Kamboja disebut sudah menandatangani perjanjian rahasia yang memungkinkan militernya dipakai Cina.

UPDATE Kasus Covid-19 RI 3 September 2020: Pecah Rekor Tambah 3.622, Pasien Positif Jadi 184.268

Namun, kembali Menlu menegaskan wilayah Indonesia tidak dapat dan tidak akan dijadikan basis atau pangkalan maupun fasilitas militer bagi negara manapun.

Sebelumnya, Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengungkapkan militer Cina berusaha membangun jaringan logistik yang mencakup sebagian besar wilayah Samudera Hindia, termasuk di Indonesia.

Anggota Komisi I DPR Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin mengatakan, potensi pembangunan fasilitas logistik militer PLA di Indonesia, mungkin saja terjadi.

Pemeriksaan Prada MI Tunggu Izin Dokter, Sampel Urine, Darah, dan Rambut Dikirim ke Laboratorium BNN

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved