Daerah Bali, Jawa dan Madura Terdampak Penghapusan BMM Jenis Premium, Begini Penjelasan Menteri ESDM

Daerah Bali, Jawa dan Madura, terdampak penghapusan BBM jenis Premium oleh pemerintah.

Editor: Panji Baskhara
KOMPAS/PRIYOMBODO
Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium di salah satu SPBU milik Pertamina. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Daerah Bali, Jawa dan Madura, terdampak penghapusan BBM jenis Premium.

Saat ini, Bali menjadi daerah yang sedang diujicobakan pemerintah untuk menggunakan BBM jenis Pertalite.

Diketahui, PT Pertamina Persero berencana akan melakukan penghapusan BBM jenis Premium dan Pertalite.

Hal tersebut dijelaskan langsung Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.

Bali Diujicobakan Penghapusan BBM Premium, Menteri ESDM: Ada Empat Daerah Lagi

Berikut Daerah Diujicobakan Penghapusan BBM Premium, Menteri ESDM: Bisa Diimplementasikan

Premium dan Pertalite Dihapus, Masyarakat Siap-siap Pakai Pertamax, Simak Penjelasan Dirut Pertamina

Arifin Tasrif menegaskan pihak pemerintah akan menghapus BBM jenis Premium.

Namun, penghapus BBM dengan Research Octane Number (RON) 88 bakal dilakukan secara bertahap.

Arifin mengatakan, PT Pertamina Persero telah menggelar program uji coba untuk menggantikan Premium dengan Pertalite di Bali.

Menurutnya, hasil uji coba tersebut akan menjadi bahan kajian untuk menerapkan program serupa di wilayah lainnya.

Mantan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia ini juga mengungkapkan bahwa ada 4 daerah lagi akan akan jalani uji coba penggantian Premium.

"Ke depan kita akan menyiapkan, bahwa Jawa, Madura dan Bali ini bisa diimplementasikan," kata Arifin dikutip Kontan.co.id, Rabu (2/9/2020).

Hanya 5 negara yang masih gunakan BBM jenis Premium

Pihaknya mengatakan, penghapusan Premium atau BBM ber-octane rendah menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan energi yang lebih bersih.

Saat ini, katanya, hanya ada 5 negara di dunia yang masih menggunakan BBM sejenis Premium.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved