Breaking News:

Virus Corona

1,5 Juta Tenaga Medis Diprioritaskan Disuntik Vaksin Termasuk TNI/Polri, Ini Penjelasan Erick Thohir

Sebanyak 1,5 juta tenaga medis diprioritaskan disuntik vaksin virus corona atau Covid-19.

Editor: Panji Baskhara
Kolase Wartakotalive.com/khybernews.tv/Timkom Komite Penanganan Covid-19 dan PEN
Erick Thohir dan suntik vaksin virus corona atau Covid-19 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak 1,5 juta tenaga medis diprioritaskan disuntik vaksin virus corona atau Covid-19.

Selain tenaga medis, turut TNI/Polri diprioritaskan suntik vaksin virus corona dari pihak Pemerintah Indonesia.

Mengenai tenaga medis dan TNI/Polri prioritas suntik vaksin virus corona tersebu dijelaskan langsung oleh Erick Thohir.

Selaku Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Erick Thohir mengatakan, para tenaga medis akan diprioritaskan untuk disuntik vaksin Covid-19.

UPDATE Kasus Covid-19 RI 3 September 2020: Pecah Rekor Tambah 3.622, Pasien Positif Jadi 184.268

Daftar RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Virus Corona, Pemerintah Perketat PSBL di Lingkungan RW

Wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi Zona Merah Virus Corona, Ini Penjelasan Para Pejabat Daerah

Hal tersebut diungkapkan Erick setelah bertemu dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Kamis (3/9/2020).

“1,5 juta (tenaga medis) ini juga yang harus dipastikan dapat vaksin duluan, karena mereka yang terdepan"

"karena itu kalau nanti bahan baku (vaksin) sudah bisa diproduksi, ini yang kita masukan dalam skala prioritas,” ujar Erick.

Erick menambahkan, 1,5 juta tenaga medis tersebut termasuk dari unsur TNI/Polri.

Nantinya, para tenaga medis tersebut juga akan membantu pemerintah dalam melakukan imunisasi massal vaksin Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved