Selasa, 2 Juni 2026

Liga Spanyol

Zinedine Zidane Ingin Pemain Lain Tiru Kesabaran Toni Kroos

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengaku bangga memiliki pemain seperti Alex Kroos. Dia pun berjanji akan menceritakan pengalaman berharga itu.

Tayang:
Penulis: Valentino Verry | Editor: Valentino Verry
FIFA World Cup
Toni Kroos 

WARTAKOTALIVE.COM, SPANYOL - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengaku bangga memiliki pemain seperti Alex Kroos. Dia pun berjanji akan menceritakan pengalaman berharga itu saat pensiun.

Kroos merapat ke Madrid dari Bayern Muenchen pada 2014 lalu, dan telah membantu Los Blancos meraih dua gelar LaLiga dan tiga Liga Champions.

Zidane melatih Kroos sejak 2016 selama dua periode, dan pelatih Madrid itu tidak punya keraguan bahwa pemain internasional Jerman tersebut akan dikenang sebagai salah satu gelandang hebat di eranya.

“Dia akan dikenang sebagai pemain spektakuler, salah satu yang terbaik di dunia di posisinya. Ketika saya tiba, well, kalian bisa bayangkan, saya sangat senang untuk menjadi pelatihnya,” ucapnya dikutip dari Goal.

Zinedine Zidane
Zinedine Zidane (newsweek)

“Itu benar, ketika saya pensiun saya akan bercerita bahwa saya pernah melatih Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Luka Modric, Sergio Ramos. Namun, saya juga akan bilang saya pernah melatih Toni Kroos,” imbuhnya.

“Ini impresif untuk melihat dia berlatih setiap hari. Betapa profesionalnya dia. Membahas dia adalah soal membicarakan seseorang yang luar biasa,” kata Zidane.

Menurut Zidane, sangat jarang ada pemain yang memiliki kesabaran dan ketenangan seperti Kroos.

Juru taktik asal Prancis itu pun menilai sang gelandang adalah tipikal pemain yang memimpin lewat contoh.

“Dia sangat bagus dan dia mungkin bisa bermain sebagai No.6 atau No.10. Anda menempatkan dia (di posisi tertentu) dan dia beradaptasi. Kelebihan utamanya adalah ketenangannya, dia itu tenang,” kata Zidane.

"Dia tidak gugup dan suka menembak dari jarak jauh juga melakukan back pass. Kemudahan dia bermain dengan kedua kakinya sangat menarik bagi saya. Anda bisa berpikir bahwa dia adalah pemain kaki kiri yang alami,” lanjutnya.

Gelandang Real Madrid asal Jerman, Toni Kroos.
Gelandang Real Madrid asal Jerman, Toni Kroos. (AFP/Kompas.com)

"Toni adalah anak yang sangat pendiam. Tetapi ketika dia berbicara, dia berbicara kepada siapa pun: pelatihnya, manajernya, rekan setimnya. Dia tidak berhenti. Saya telah melihat banyak diskusi di mana partisipasinya menjadi kunci," tandas Zidane.

Kroos dan Real Madrid finis di puncak LaLiga pada 2019/2020, mengakhiri rentetan gelar liga back-to-back Barcelona.

Meski begitu, Madrid tidak tampil bagus di Liga Champions, karena mereka tersingkir di babak 16 besar oleh Manchester City.

Setelah timnya tersingkir, Kroos berjanji untuk tidak menonton sisa Liga Champions - kompetisi yang akhirnya dimenangkan oleh mantan timnya Bayern Muenchen.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved