Minggu, 3 Mei 2026

Kisah Satria, Usai Sembuh dari Corona, Bawa Surat Bebas Covid-19 Agar Bisa Diterima Masyarakat

"Jujur Covid-19 ini tidak hanya menyerang fisik, Pak. Tapi mental kami juga diserang," kata Satria kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Tayang:
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Warga RW 01 Sunter Jaya, Satria Wicaksana (kemeja biru), di Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (1/9). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - Pandemi Covid-19 tidak hanya menyerang fisik, tapi juga mental bagi para penderitanya. Hal itu lah yang dirasakan seorang warga, Satria Wicaksana (33) usai sembuh dari Covid-19.

Warga RW 01 Kelurahan Sunter Jaya itu mengaku sembuh dari Covid-19 belum segala-galanya.

Ada dampak lain yang dirasakan terkait Covid-19 karena juga menyerang mentalnya.

 Video Viral Bocah Tiga Tahun Terbawa Terbang Layangan Raksasa di Festival Layang-layang

 KTP Pria Mojokerto ada di Video Markas ISIS di Yaman, Begini Kondisi Rumah dan Kata Tetangganya

 

"Jujur Covid-19 ini tidak hanya menyerang fisik, Pak. Tapi mental kami juga diserang," kata Satria kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kawasan Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (1/9/2020).

Usai menjalani isolasi mandiri di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat tidak serta merta menjadikannya langsung diterima oleh masyarakat saat kembali ke lingkungan.

"Jadi kami kembali ke masyarakat juga tidak langsung diterima dengan tangan terbuka," ucap Satria.

Satria mengaku masih ada orang yang merasa resah dan takut ketika berinteraksi dengannya.

Alhasil belakangan Satria sampai harus membawa surat bebas Covid-19 saat bepergian.

"Akhirnya saya harus membawa ini surat sehat saya dari Wisma Atlet. Jadi untuk pembuktian ke masyarakat juga, kalau misalkan saya memang sudah betul-betul bebas dari Covid-19," ujarnya.

Satria mengaku bahwa dirinya tahu positif Covid-19 saat mengikuti rapid test massal Covid-19 di GOR Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada pertengahan Agustus lalu.

 Menpan-RB Tjahjo Kumolo Sebut Saat ini Sedang Tren Poliandri di Kalangan ASN

 Guru Dansa ini Cabuli Muridnya yang masih Dibawah Umur, Modus Supaya Bisa Menambah Tinggi Badan

"Tanggal 20 (Agustus) kurang lebih, saya mengikuti rapid test di GOR Sunter, ternyata hasilnya positif. Saya diminta isolasi di rumah tiga hari," ucap Satria.

Namun, Satria pun harus melakukan isolasi mandiri di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran karena telah dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test. (jhs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved