Otomotif

Berikut Penjelasan Humas Pajak Jakarta Soal Cara Perhitungan Pajak Kendaraan Bermotor

Masyarakat diwajibkan untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Bagaimana cara menghitung pajak kendaraan yang benar?

Editor: Panji Baskhara
Tribunnews.com
Ilustrasi - pajak kendaraan bermotor 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Masyarakat diwajibkan untuk membayar pajak kendaraan bermotor.

Namun, tak begitu banyak masyarakat yang memahami cara menghitung pajak kendaraan yang benar.

Lalu bagaimana cara menghitung pajak kendaraan?

Berikut ini cara perhitungan pajak kendaraan bermotor.

Bagaimana Cara Menghitung Pajak Kendaraan Bermotor? Berikut Penjelasannya

Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Dapat Mitsubishi Xpander dan Yamaha Mio? Nih Syarat dan Tata Caranya!

Bayar Pajak Kendaraan Bisa Melalui JakOne Mobile Bank DKI di Tengah Pandemi

"Hallo Sobat Pajak.

Berikut cara perhitungan Pajak Kendaraan.

Komponen yang diperhitungkan :

1. Dasar pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (Perda No.8 Th 2010 stdd Perda No. 2 Th 2015)

a. Nilai jual kendaraan bermotor

b. Bobot yang mencerminkan secara relatif tingkat kerusakan jalan dan/atau pencemaran lingkungan akibat pengunaan kendaraan bermotor

2. SWDKLLJ (sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan)

- Mobil Rp.143.000

- Motor Rp.35.000

Contoh : Motor Ninja 250SL dengan Nilai Jual Kendaraan Bermotor Rp. 32.800.000 (Kepemilikan Kedua, dengan Bobot Koefisien = 1 (Satu) untuk Jenis Kendaraan tersebut)

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved