Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Pasar Ciputat Diremajakan, Pedagang Keberatan Sewa Rp 300 Ribu Sebulan, Belum Listrik

"Saya sudah dikasih tempat di lantai paling bawah, ayam kan paling bawah. Katanya sebulan Rp 300.000 sama uang lampu Rp 2.000.

Warta Kota
Subiran (48) pedagang ikan di Pasar Ciputat yang terdampak relokasi peremajaan Pasar Ciputat. 

WARTAKOTALIVE.COM CIPUTAT - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mulai merelokasi pedagang lapak Pasar Ciputat yang berada di sepanjang Jalan H Usman, Ciputat, Tangsel pada Senin (31/8/2020).

Pantauan Wartakotalive.com di lokasi, ratusan pedagang yang semula menggelar lapak di bawah terowongan Jalan H Usman itu mulai mengangkuti barang dagangannya.

Mereka merelokasi lapak dagangannya ke lokasi penampungan pedagang sementara yang berlokasi di lantai dasar gedung Plaza Ciputat, yang berada sekitar 20 meter dari lapak dagangan mereka.

Adi (62) pedagang ayam mengaku telah mengais rezeki di lokasi tersebut selama 35 tahun belakangan.

Adanya gusuran itu membuatnya tak dapat berbuat banyak mengingat lahan yang ditempatinya itu bakal diremajakan oleh Pemkot Tangsel. 

"Ya saya nerimalah orang ini punya pemerintah," kata Adi saat ditemui di lokasi, Ciputat, Tangsel, Senin (31/8/2020).

 Ditarget Juara Liga 1, Jajang Mulyana: Bhayangkara FC Tetap Tampil Maksimal Meski Tanpa Degradasi

Kendati demikian, para pedagang mengaku keberatan dengan biaya sewa yang harus ditanggungnya pada tempat barunya itu. 

Kata Adi, dirinya harus mengeluarkan sekitar Rp 300.000 per bulan ditambah biaya listrik per harinya. 

"Saya sudah dikasih tempat di lantai paling bawah, ayam kan paling bawah. Katanya sebulan Rp 300.000 sama uang lampu Rp 2.000. Kalau di sini mah murah enggak bayar cuman Rp 35.000 per bulan," jelasnya. 

 Catat, 7 September 2020 Peluncuran Reno4 Quad Camera 48 MP via Oppo Reno4 Fest, Ini Keunggulannya

Sikap keberatan yang sama turut di sampaikan pedagang lain bernama Subiran (48) pedagang ikan.

Subiran yang telah berdagang ikan selama 26 tahun di lokasi tersebut mengatakan biaya sewa yang harus dikeluarkan terlalu besar. 

Rasa kecewa itu ditengarai janji Pemkot Tangsel yang sempat mengiming-imingi para pedagang untuk tidak dikenakan biaya sewa saat menempati lokasi sementara itu.

"Kemarin itu katanya di situ enggak bayar kabar pertama. Begitu kita ambil nomor kios ada pembayaran sebesar Rp 300.000 dengan uang lampu sehari Rp 2.000," katanya. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved