Breaking News:

Pencemaran Nama Baik

Ternyata Sejak 10 Juni 2020 Pramugari Siwi Widi Cabut Laporan Polisi Kasus Pencemaran Nama Baiknya

Pramugari Garuda Siwi Widi Purwanti telah mencabut laporan polisi dugaan pencemaran nama baiknya yang dilakukan akun Twitter @digeeembok.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus 

Siwi Widi mengungkapkan, sang ibu sampai sakit dan mendapat perawatan ke rumah sakit akibat memikirkan tudingan keji yang dilayangkan kepadanya.

 Dituding Jadi Gundik Salah Satu Dirut Garuda Indonesia, Pramugari Siwi Sidi Beberkan Ini

Siwi juga menyoroti sejumlah media online yang dengan mudah menjudge dan masuk terlalu jauh ke dalam masalah personalnya.

Hingga masalalunya sampai diumbar, aibnya dikuliti, namanya dijatuhkan, tanpa mereka pernah berpikir dirinya punya keluarga.

"Sudah sangat personal sekali yang dibahas. Itu membuat saya sedih. Hanya mengutip sumber sebuah akun yang tidak jelas dan apa yang dikabarkan juga tidak benar," ujarnya.

 Ini Pengakuan Pramugari Sisi Asih Soal Hubungannya dengan Mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara

Dalam hal pekerjaan, Siwi mengaku ia juga tertekan meskipun rekan dan atasannya tak begitu menggubris kabar tentang dirinya itu.

"Dikucilkan atau didiskriminasi sih tidak ya. Saya jalankan pekerjaan seperti biasa. Cuma saya merasa tekanan dari penumpang. Penumpang jadi lebih perhatian ke saya karena foto saya kan sudah tersebar. Merasa tidak nyaman saja," ujarnya.

Siwi juga sebelumnya telah mengklarifikasi tuduhan itu kepada atasannya bahkan ia meminta izin untuk membawa kasus ini ke ranah hukum.

 Curhat Pramugari Sisi Asih Korban Selir Eks Dirut Garuda: Aku Cuma Ingin Menyelamatkan Profesiku

"Saya klarifikasi ke kantor dan divisi terkait, ke atasan saya. Saya jelaskan detailnya bagaimana. Bahkan hari ini saya bikin konferensi pers juga sudah izin ke atasan," kata dia.

Orang dekat

Sebelumnya, Siwi meerasa ada pihak yang ingin menghancurkan nama baik serta kariernya.

 Isu Pilot Garuda Angkut Harley dan Brompton Selingkuh dengan Pramugari Junior, Ini Kata Iis Dahlia

Ia menduga, orang tersebut "berada dalam lingkungan kerja yang dekat dengannya".

Ia punya alasan kuat terhadap dugaannya itu.

Siwi mengungkapkan, keanehan muncul dari data-data yang dimiliki oleh akun @digeembok yang mengupas tentang dirinya serta menggulirkan isu soal perselingkuhannya dengan Direktur Human Capital Garuda Indonesia, Heri Akhyar.

 Pelecehan Seksual Diduga Terjadi Zaman Ari Askhara, Direksi Garuda Pilih Pramugari Bertubuh Indah

Akun itu juga punya data-data jadwal penerbangan yang semestinya hanya diketahui oleh pegawai dari Garuda Indonesia atau di divisinya.

"Saya merasa ini adalah persaingan kerja yang tidak sehat dalam pekerjaan saya. Motifnya saya kurang paham. Mungkin ada pengalihan isu atau apa karena bersamaan dengan kasus penyelundupan itu. Dan tiba-tiba menyeret nama saya," ujar Siwi Widi.

Yosephine menuturkan, banyak awak kabin yang merasa lega setelah Ari Askhara dicopot dari jabatannya.
Yosephine menuturkan, banyak awak kabin yang merasa lega setelah Ari Askhara dicopot dari jabatannya. (Capture Talk Shaw TVone)

Siwi mengaku mencurigai siapa orang yang ingin menjatuhkan namanya itu.

Namun ia tidak ingin menyampaikan karena masih sebatas dugaan.

Selain data-data kepegawaian dan penerbangan yang didapatkan akun @digeembok, kecurigaan Siwi bahwa penyebaran kabar ini didalangi orang dekatnya, yakni soal kemunculan foto-foto dirinya yang turut diposting akun itu.

Ia bilang, foto itu merupakan capture dari akun instagramnya.

Sementara, selama ini ia mengunci akun media sosialnya itu dan hanya berteman dengan orang-orang yang ia kenal saja.

"Dugaan ada orang terdekat. Orang sekitar saya. IG saya itu private. Ga banyak yang tahu. Itu ada screensot foto di instagram itu pasti orang yang kenal saya itu," ujarnya.

Bantah gundik

Pengacara dari Elza Syarief Lay, Vidi G Syarief menyatakan, pihaknya melihat ada suatu skema yang disengaja untuk menjatuhkan karier Siwi Widi.

"Jadi ini modus ya. Digeembok itu kan akun anonim, sama halnya dengan Lambe Turah. Dia dugaan kami dapat info dari seseorang yang punya maksud tertentu. Entah itu pengalihan isu atau ingin menjatuhkan nama baik Siwi Widi," ungkapnya.

"Kalau kita lihar screensotnya, ini pasti dari orang dalam. Karena dia tahu jadwal penerbangan sampai begitu detail-detailnya. Kemudian ini dikasih ke akun ini untuk diekspose sehingga merugikan klien kami," ungkapnya.

Pramugari Siwi Sidi klarifikasi tuduhan sebagai gundik Dirut Garuda Indonesia
Pramugari Siwi Sidi klarifikasi tuduhan sebagai gundik Dirut Garuda Indonesia (Twitter)

Diberitakan sebelumnya, setelah ramai dikabarkan menjadi simpanan Direktur Human Capital Garuda Indonesia, Heri Akhyar, akhirnya pramugari bernama Siwi Sidi Purwanti muncul juga.

Ia menggandeng kantor pengacara Elza Syarief Law untuk memenjarakan akun twitter @digeembok yang telah hancurkan nama baiknya.

Elza Syarief mengungkapkan, pihaknya sudah melaporkan akun tersebut ke Polda Metro Jaya akhir tahun 2019 lalu dengan tuduhan pencemaran nama baik serta pelanggaran Undang-undang ITE.

"Segala tuduhan yang dilayangkan kepada Siwi Widi adalah tidak benar dan fitnah. Klien kami dituduh menjadi gundik dari Heri Akhyar juga dituduh mendapatkan perlakuan khusus sebagai awak kabin Garuda dibanding pramugari lainnya. Juga diisukan mendapatkan kekayaan bersumber dari para jajaran direksi PT Garuda Persero, semuanya tidak benar," ujar Elza mendampingi Siwi Widi.

Elza mengungkapkan, fitnah tersebut berdampak luar biasa bagi kehidupan Siwi Widi.

"Dia terusik baik dalam menjalankan tugas sebagai pramugari dan kehidupan sehari-sehari. Bahkan ibunya sampai sakit melihat anaknya dikabarkan seperti itu," ungkapnya.

Elza juga menyayangkan sejumlah media justru turut memberitakan sesuatu yang belum jelas dan oleh akun yang tidak jelas pula tanpa melakukan konfirmasi kepada Siwi Widi atau tanpa pernah mengkonfirmasi kebenaran kabar itu.

"Intinya, apa yang disampaikan akun itu hanyalah sebuah gosip atau kabar burung yang tidak valid atau kebenarannya patut dipertanyakan," ungkapnya. (bum)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved