Breaking News:

Berita Internasional

Pertama Kali dalam Sejarah, Arab Saudi Izinkan Pesawat Israel Melintas di Wilayah Udaranya

Pesawat tersebut membawa rombongan penasihat politik pemimpin Amerika Serikat dan Isreal, untuk mematangkan realisasi hubungan diplomatik Israel-UEA

Penulis: Bambang Putranto | Editor: Bambang Putranto
aljazeera.com
Di kepala pesawat Komersial Israel El Al tertulis "damai" dalam tiga bahasa. Pesawat ini membawa rombongan pejabat AS dan Israel melintasi wilayah udara Arab Saudi, Senin, 31 Agustus 2020, dari Israel ke Uni Emirat Arab 

Hubungan normal UEA-Israel, menurut Palestina, akan memerlemah Pan-Arabisme yang berjuang demi pembebasan tanah Palestina dari pendudukan Israel.

Menurut rencana, seremoni pembukaan hubungan diplomatik UEA-Israel akan dilakukan pada awal bulan September 2020.

Salah seorang dari rombongan pejabat di pesawat LY971 adalah Jared Kushner, menantu Presiden Donald Trump, yang dikenal juga sebagai penasihat Trump.

"Ini merupakan penerbangan historis. Kami berharap penerbangan ini akan mengawali perjalanan bersejarah selanjutnya di Timur Tengah dan lainnya," kata Kushner di Bandara Tel Aviv, sebelum pesawat mengudara.

Presiden Trump pernah menyampaikan bahwa setelah UEA akan menyusul beberapa negara Arab lainnya untuk menormalkan hubungan dengan Israel.

Para pejabat AS pun bergerilya ke sejumlah negara Arab untuk mewujudkan apa yang diomongkan Trump.

Salah satu negara yang kuat disebut-sebut akan menyusul akan Arab Saudi.

Namun, Arab Saudi sudah menyatakan bahwa tidak punya niat membuka hubungan dengan Israel.

Negara lainnya yang disebut antara lain Oman, Bahrain dan Sudan.

Maroko juga disebut, namun pemerintah negara ini sudah secara resmi membantah akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved