Senin, 27 April 2026

Advertorial

Tehnik ERAS – ERACS Percepat Masa Perawatan dan Penyembuhan Pascaoperasi

Tehnik ERAS lebih dikenal untuk bedah secara umum, sementara di bidang obstetry dikenal dengan nama ERACS (Enhanced Recovery After Cesarean Surgery).

Editor: Ichwan Chasani
istimewa
RS EMC Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) merupakan tehnik operasi yang dikembangkan untuk mempercepat perawatan dan juga mempercepat penyembuhan pasien.

Di negara-negara maju seperti Amerika dan Jepang, lama perawatan pasca operasi menjadi isu yang sangat diperhatikan, mereka berupaya untuk memperpendek lama perawatan dan penyembuhan pasien pasca operasi.

Tehnik ERAS ini lebih dikenal untuk bedah secara umum, sementara di bidang obstetry lebih dikenal dengan nama ERACS (Enhanced Recovery After Cesarean Surgery).

Tehnik ini dinilai efisien dalam dunia medis, terutama bagi proses penyembuhan pasien pascaoperasi,  sehingga memungkinkan lama perawatan di rumah sakit tidak lebih dari 24 jam.

Saat ini di Indonesia tehnik ini juga sudah mulai dilakukan, seperti di RS EMC Tangerang pada Departemen Obstetri dan Ginekologi.

dr. Kondang Usodo Sp.OG dari RS EMC Tangerang.
dr. Kondang Usodo Sp.OG dari RS EMC Tangerang. (istimewa)

Dengan modalitas yang cukup, RS EMC Tangerang  telah melakukan terobosan untuk mengembangkan tehnik yang diberi nama Enhanced Recovery After Cesarean and Gynaecology Surgery (ERACGS).

“Pengembangan tehnik ERACGS ini diperlukan kerja sama yang kuat interdisipliner, baik itu Dokter Operator, Dokter Anestesi, Dokter Anak, Dokter gizi dan keperawatan yang dilakukan pada saat  pre operasi, intra operasi maupun pasca operasi,” ungkap dr. Kondang Usodo Sp.OG dari RS EMC Tangerang, dalam pernyataan resminya, Sabtu (29/8/2020).

Menurutnya, dokter operator berperan dalam penegakan diagnostik, menilai tingkat kelayakan operasi, menentukan juga tingkat kesulitan yang akan dihadapi di ruang operasi, tehnik pemilihan pendekatan operasi, modalitas alat yang akan digunakan, dan lebar incisi jika dilakukan metode open surgery.

Sayatan kecil

Menerangkan lebih jauh, dr. Kondang Usodo Sp.OG  menjelaskan bahwa dengan tehnik ERAS atau ERACS sayatan dilakukan dengan pisau berketajaman khusus dan ukuran kecil. Prosesnya dilakukan dengan sekali sayatan sampai di fascia, sehingga  kerusakan jaringan bisa minimal.

“Sayatan dilakukan seminimal mungkin, pengambilan jaringan juga dilakukan tanpa merusak jaringan yang sehat, sedapat mungkin menghindari memotong dan menjahit otot, dan ketika dokter operator menjahit fascia akan mengutamakan tehnik jahitan satu-satu,” terangnya.

Pasien akan diberikan minuman manis dua jam sebelum tindakan operasi agar dapat membantu untuk mobilisasi setelah tindakan.

Bebas perlengketan jaringan

Dokter akan membebaskan perlengketan antar jaringan sehingga pasien terhindar dari rasa nyeri pascapenyembuhan, mengembalikan posisi jaringan yang disayat secara end to end pada jaringan yang sama serta memilih benang dan tehnik jahitan yang tidak mengganggu pergerakan pascaoperasi

Dokter anestesi berperan melakukan assesment prabedah, memilih jenis anestesi yang paling sesuai dan mempercepat pemulihan pasien, serta melakukan anestesi dengan jarum anestesi digunakan model pencan ukuran sangat kecil (29).

Dosis

Dosis anestesi yang diperlukan untuk anestesi spinal adalah dosis yang paling minimal, bisa juga dikombinasikan dengan regional anestesi.

“Dokter anastesi juga mengawasi dan memberikan pelayanan pain management selama pasien dioperasi sampai diperbolehkan pulang, infus dan kateter segera off dua jam pascaoperasi, dan  pasien sudah mulai dilatih duduk-berdiri dan jalan,” bebernya.

Untuk tehnik ERACS (Enhanced Recovery After Cesarean Surgery) memungkinkan si pasien sudah dapat duduk sambil menyusui setelah dua jam pascaoperasi.

Di kamar perawatan pasien sudah mobilisasi biasa, pemberian obat-obatan dan injeksi melalui venflon, makan minum seperti  biasa dan diharapkan dalam kurang dari 24 jam pasien sudah kembali beraktivitas.

“Agar proses pemulihan total juga berlangsung dengan cepat, maka perlu juga dilakukan perawatan homecare kepada bayi dan Ibu,” tutur dr. Kondang Usodo Sp.OG.

Dalam melakukan pelayanan ini selalu berpegang pada prinsip patient safety. Dengan adanya ERACGS ini pasien akan merasa nyaman dan mendapatkan pengalaman service excellent yang menyenangkan.

Untuk informasi dan jadwal konsultasi hubungi: Ekha (0878 8989 0102) Call/SMS/WA. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved