Rabu, 15 April 2026

Berita Nasional

HUT DPR RI, Habib Aboe Bakar Berharap DPR Jadi Lembaga Modern, Aspiratif, Transparan dan Akuntable

HUT DPR RI, Habib Aboe Bakar AL Habsyi Berharap DPR Jadi Lembaga Modern, Aspiratif, Transparan dan Akuntable

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Politisi PKS, Habib Aboe Bakar Al Habsyi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang jatuh pada tanggal 29 Agustus 2020 dinilai Anggota DPR RI Habib Aboe Bakar Al Habsyi menjadi penyemangat bagi institisi parlemen.

Sehingga visi dan misi DPR RI yang menjadi lembaga modern, aspiratif, transparan dan akuntable dapat terwujud.

"Selamat HUT DPR RI ke 75, semoga dengan peringatan hari lahir ini akan membawa semangat untuk menjadi sebuah institusi parlemen yang modern, aspiratif, transparan dan akuntable," ungkapnya dalam siaran tertulis pada Minggu (30/8/2020).

Guna mencapai kondisi ideal tersebut, Habib Aboe Bakar Al Habsyi meyakini tidak mudah.

Menurutnya perlu ada komitmen dan integritas, baik dari seluruh unsur pendukung di DPR RI.

terlebih pada era pandemi virus corona atau covid-19 saat ini, tantangan DPR RI diakuinya semakin berat untuk menjalankan tugas.

"Misalkan saja untuk tetap mengakomodasi aspirasi publik dalam pembahahan-pembahasan RUU yang sedang dijalankan oleh DPR. Jangan sampai pembahasan RUU tetap jalan tanpa mendengarkan aspirasi masyarakat," ungkapnya.

Kronologi Terpidana Mati Aulia Kesuma Ajukan Banding ke Pengadilan Tinggi DKI, Ini Kata Kuasa Hukum

Di sisi lain, lanjutnya, pandemi memicu kondisi masyarakat yang memprihatinkan.

Perekonomian mengalami resesi, banyak permasalahan dialami masyarakat saat ini.

Karenanya banyak yang fokus mengatasi persoalan perekonomian keluarga.

Sangat tidak laik jika dalam kondisi seperti ini kita membahas hal hal yang berkaitan dengan persoalan strategis non covid-19.

"Di saat HUT DPR kita perlu merefleksi kepentingan rakyat yang harus diutamakan. Sehinga kerja-kerja parlemen seharusnya ditujukan untuk meringankan beban rakyat," ungkap Habib Aboe Bakar Al Habsyi.

"Kita perlu fokus sinergi dengan pemerintah dalam mengabil kebijakan untuk mengatasi covid-19 dan resesi ekonomi. Seharusnya pembahasan persoalan sensitif seperti RUU Cipta tidak dilaksanakan di tengah situasi pagebluk seperti ini," tutupnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved