Rabu, 15 April 2026

Berita Video

VIDEO: Jaringan Internet Gratis di Kompleks Perhubungan Jaktim Tak Bisa Diakses

Warta Kota kemudian mengaktifkan pilihan Wi-Fi pada gawai yang dimiliki, di titik layanan internet gratis tersebut atau tepatnya di Jalan Perhubungan.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Ahmad Sabran
Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri/Istimewa
Kini, layanan internet gratis dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Kompleks Perhubungan, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, tak bisa diakses, Sabtu (29/8/2020. 

WARTAKOTALIVE.COM, PULOGADUNG - Jaringan internet gratis di Kompleks Perhubungan, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur tidak bisa diakses. Padahal Pemprov DKI Jakarta telah meningkatkan 4.965 titik akses internet gratis melalui program Internet Untuk Semua-JakWIFI.

Program itu diluncurkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Jumat (28/8/2020) lalu. Warta Kota lalu mencoba layanan internet gratis tersebut pada Sabtu (29/8/2020) pagi.

Warta Kota kemudian mengaktifkan pilihan Wi-Fi pada gawai yang dimiliki, di titik layanan internet gratis tersebut atau tepatnya di Jalan Perhubungan. Titik itu diperoleh dari platform JAKI (Jakarta Kini), sebuah aplikasi resmi dari Pemprov DKI Jakarta untuk melayani warganya dalam memperoleh berbagai informasi dan lainnya.

Saat itu tersedia berbagai jaringan yang dikunci, namun ada satu jaringan yang dapat diakses gratis. Jaringan itu adalah @Molecool Free Wifi. Sayangnya, saat jaringan itu dipilih, layanan internet gratis tidak tersedia.

Di sekitar lokasi, juga terdapat menara pemancar sinyal layanan internet gratis. Menara itu berdiri di ruang terbuka hijau (RTH) yang ada di pinggir Jalan Perhubungan.

Salah seorang pengemudi bajaj yang biasa mangkal di lokasi, Sauri (57) mengatakan keberadaan menara itu sudah ada sejak beberapa tahun silam. Namun selama ini, Sauri tidak mengetahui bahwa menara itu adalah pemancar internet gratis.

“Kalau mengenai itu (jaringan internet gratis) saya nggak tahu, karena selama ini internetan hanya pakai kuota sendiri saja,” kata Sauri saat ditemui di lokasi pada Sabtu (29/8/2020).

Sauri mengatakan, hampir setiap pekan menara itu selalu didatangi petugas untuk dicek. Jumlah petugasnya bervariasi, terkadang berjumlah dua sampai tiga orang.

“Seingat saya rutin dicek oleh petugas, tapi saya nggak tahu mereka ngecek apa karena di sini saya hanya mangkal saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah meningkatkan 4.965 titik akses internet gratis melalui program Internet Untuk Semua-JakWIFI. Layanan ini diluncurkan untuk mendukung program pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat wabah Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, perluasan penyediaan akses internet ini ditargetkan lebih dari 9.000 titik selama dua bulan mendatang. Perluasan penyediaan akses internet tersebut melalui tiga skema, yaitu melalui layanan Pemprov DKI Jakarta di gedung pemerintahan, taman, RPTRA, sekolah-sekolah negeri, dan daerah-daerah yang tidak terjangkau atau tidak diminati penyedia layanan internet gratis.

Kemudian berkolaborasi melalui pemanfaatan bersama titik akses dengan penyedia jasa telekomunikasi, dan penyediaan titik akses melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Untuk informasi lokasi titik akses beserta perluasannya dapat dicek oleh publik menggunakan aplikasi JAKI (Jakarta Kini),” kata Anies berdasarkan keterangan dari PPID DKI Jakarta pada Jumat (28/8/2020). (faf)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved