Breaking News:

Berita Nasional

Pertamina Rugi Rp 11 Triliun, PAN Desak Direksi Cepat Berbenah dan Komisaris Proaktif Mengawasi

Pertamina Rugi Rp 11 Triliun, PAN Desak Direksi Cepat Berbenah dan Komisaris Proaktif Mengawasi

KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mencatat kerugian hingga US$ 767,92 atau sekira 11 triliun rupiah di Semester I 2020.

Hal tersebut merupakan kerugian terbesar Pertamina dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno mendesak Direksi bergerak cepat membalikkan kinerja Pertamina.

Tujuannya agar bisa membukukan keuntungan di Semester II tahun ini.

Komisaris perseroan juga diminta proaktif memberikan arahan dan pengawasan di saat perekonomian Indonesia melalui masa sulit.

"Direksi Pertamina harus gerak cepat agar penjualan produk Pertamina di paruh kedua 2020 bisa ditingkatkan," tegas Eddy dalam siaran tertulis pada Jumat (28/8/2020). 

Menurut Anggota DPR RI Dapil Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur itu kegiatan ekonomi sudah relatif dibuka dan mobilitas masyarakat telah meningkat.

Pergerakan mobil, motor, pesawat terbang meningkat pasca dibukanya ekonomi beberapa waktu yang lalu.

Alhasil, lanjutnya, penjualan BBM, Avtur dan produk Pertamina lainnya otomatis meningkat.

"Komisaris Pertamina wajib mengawasi setiap gerak kinerja perseroan agar kerugian di semester I bisa dikejar dan berubah menjadi keuntungan di akhir tahun ini," tutur Eddy. 

Dari Obrolan Webinar Asosiasi Bela Hak Cipta, Penyanyi Cover Lagu Diminta Izin ke Pemilik Hak Cipta

Sekjen DPP PAN ini juga meminta agar Pertamina juga melakukan efisiensi usaha dan meningkatkan kinerjanya di sektor hulu.

"Dalam kondisi perekonomian yang sulit ini Pertamina patut mengencangkan ikat pinggang dan melakukan efisiensi di segala lini," jelas Eddy. 

"Selain itu, kami tekankan agar kegiatan hulu Pertamina ditingkatkan performanya agar pendapatan dari hulu juga naik, sekaligus menahan laju penurunan lifting migas nasional," tambahnya.

Optimis Idris-Imam Menang, Ketua DPD PKS Hafid Nasir: Head to Head Atau Tiga Pasangan, Kami Siap!

Eddy juga menegaskan bahwa dalam rapat kerja yang akan datang antara Pertamina dengan DPR RI, ia bakal meminta penjelasan atas upaya Direksi Pertamina untuk meningkatkan kinerja perseroan.

“Pertamina adalah BUMN terbesar dan kebanggaan bangsa, oleh karenanya, kita berharap agar dalam kondisi sulit ini, direksi Pertamina memiliki business plan yang jitu dan kredibel. Agar bisa kembali menuai keuntungan di akhir tahun 2020”, tutupnya.

Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved